TRANS SULTENG - DONGGALA, Rapat Evaluasi satuan tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Donggala pada 23 Desember belum lama ini ,yang menghasilkan kesimpulan terkait ditutupnya obyek wisata di Kabupaten Donggala.


Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Donggala Dr. Nur Indriyani saat dihubungi Senin (28/12/2020) mengatakan ,untuk mengantisipasi lonjakan penyebaran Covid-19 pada saat libur Natal dan Tahun Baru.


“Warga yang ingin liburan di obyek wisata harus membawa hasil rapid antigen ,kami sudah lakukan rapat evaluasi beberapa hari kemarin dengan satgas Covid-19 ,dan kami sudah mengambil kesimpulan mulai tanggal 24 Desember 2020 sampai 4 Januari 2021 itu tidak ada lagi pelaku wisata atau perjalanan wisata ,”tegasnya.


Dikatakannya lagi ,Para wisatawan lokal yang sudah booking cottage jauh hari agar membawa hasil rapid antigennya. Penutupan obyek wisata di Kabupaten Donggala berdasarkan pada maklumat Kapolri dan Peraturan Bupati (Perbup) yang penekanannya sudah sangat jelas ,tidak ada kegiatan berkumpul.


“Libur Natal dan Tahun Baru bisa menjadi klaster baru peningkatan Covid-19. Saat sekarang Donggala paling tinggi kasusnya ,kalau pun masyarakat tetap memaksa , kami menyarankan pengunjung yang hendak berlibur ke obyek wisata di Kabupaten Donggala harus terbukti bebas dari Covid ,dan membawa hasil rapid antigennya ,”sebutnya.


Dr. Nur Indrayani menambahkan ,Bahwa diprediksikan akan terjadi kenaikan kasus Covid-19 pasca natura ,maka dengan itu kami akan memperketat pegawasan kepada wisatawan ke Kabupaten Donggala khususnya di Tanjung Karang ,jelasnya.**(Syamsir)**         

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama