TRANS SULTENG - Unjuk rasa ini dalam rangka memperingati hari jadi Luwu ke 753 dan hari perlawanan rakyat Luwu ke 75 aksi di lakukan di tiga titik yakni jembatan sabbang dan monumen masamba affair dan jembatan baliase.

Para massa aksi menuntut pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan agar segera mendorong pemekaran Walmas menjadi Kabupaten Luwu Tengah.

Apa yang menjadi tuntutan teman-teman mahasiswa adalah bentuk kekecewaan terhadap pemerintah yang sejak dulu permintaan masyrakat walmas belum juga mendapat respon dari pemerintah.


Pemekaran wilayah yang hingga saat ini belum juga ada pernyataan resmi oleh Pemprov Sulsel,ketua pengurus besar ipmil raya "saldy menerangakan bahwaBelum ada respon dari pemerintah daerah terkait aksi yang di lakukan.

Dan kemudian empat kepala daerah masih belum memberi respon seakan tidak mau bersatu padahal pemekaran Walmas menjadi Kabupaten Luwu Tengah adalah keinginan masyrakat walmas sejak dulu pungkasnya.


Masyarakat Walmas yang sampai saat ini belum bisa mandiri secara ekonomi akibat jauhnya jarak yang mereka tempuh jika melakukan pengurusan ke pemerintah daerah mereka harus melewati kota palopo menuju kantor kab luwu.

Bertepatan dengan itu juga Pemda se Luwu Raya, Anggota DPRD se Luwu Raya, dan Anggota DPRD dapil Luwu Raya mengelar peringatan puncak HPRL dan HJL yang berpusat di Luwu Utara.

Sabtu, 23 Januari 2021



Post a Comment

Lebih baru Lebih lama