BNNK Donggala Menangani Sembilan Berkas Di Tahun 2020



TRANS SULTENG - BNNK Donggala menggelar Press Release Akhir Tahun bersama wartawan disalah satu Kafe di Donggala Rabu (30/12/2020). Dimana dalam Press Release tersebut Kepala BNNK Donggala AKBP. Abire didampingi Konselor Adiksi Ahli Muda Kasma dan Kasubag Umum Siti Khadija.


Dalam kesempatan itu ,Kepala BNNK Donggala AKBP. Abire sampaikan capaian kinerja BNNK Donggala periode Januari sampai dengan Desember 2020. Sebagai instansi vertikal dibawah lembaga BNN RI ,yang merupakan Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) yang memiliki tugas pokok dan fungsi dalam menyusun dan melaksanakan kebijakan Nasional terkait penanganan masalah Narkotika di Indonesia.


Dimana penanganan masalah Narkotika di Indonesia memiliki tiga misi khususnya ,yaitu Pertama ,Menjadikan bangsa Indonesia imun terhadap bahaya penyalahgunaan Narkoba.


Kedua ,Memulihkan penyalahgunaan Narkoba dan menjaganya agar tidak relapse ,dan Ketiga ,Menjadikan Indonesia Negara yang aman terbebas dari peredaran gelap Narkoba ,tuturnya.


Untuk mewujudkan misi tersebut ,BNN memfokuskan kegiatan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba (P4GN) pada Lima bidang yaitu pencegahan ,pemberdayaan masyarakat ,Rehabilitasi ,Pemberantasan ,serta bagian umum ,sebutnya.


“Jumlah kasus Tindak Pidana Narkotika yang terungkap sampai dengan bulan Desember 2020. BNNK Donggala menangani kasus tindak pidana narkotika sebanyak Sembilan berkas (4 LKN) dari target yang ditetapkan sebanyak Satu berkas dengan presentase pencapaian sebesar 900 persen ,”jelasnya.


AKBP. Abire juga menjelaskan Dari kesembilan berkas BNNK Donggala berhasil menyita barang bukti Narkotika jenis shabu dengan berat 108,19 gram. “Anggota kami melaksanakan tugasnya secara maksimal ,dan saya anggap itu sudah berhasil ,dimana pengungkapan dari Sembilan kasus tersebut ,terbanyak di wilayah pantai barat Kabupaten Donggala ,”ujarnya.


“Semoga di tahun 2021 ,kita tetap pada komitmen bersama-sama memberantas tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika di Kabupaten Donggala ,”harapnya.


Ditempat yang sama ,Konselor Adiksi Ahli Muda Kasma menambahkan ,BNNK Donggala sudah melaksanakan program RBM (Rehabilitasi Berbasis Masyarakat) , dimana program ini terbaru dari BNN Pusat.


Tujuan untuk pelaksanaan RBM itu adalah untuk menemukan para penyalahguna yang ada di Desa ,yang berdering dalam program tersebut yaitu dari masyarakat ke masyarakat dan program ini sudah kami laksanakan di Desa di tahun 2020 ini ,tutupnya.**(Syamsir)** 

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1
Post ADS 1