TRANS SULTENG - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Mereka adalah ujung tombak perputaran ekonomi dalam negeri.

Namun semenjak masa pandemic Covid-19 melanda, banyak para pelaku UMKM yang mengeluhkan pendapatannya yang kian menurun.

Contohnya seperti salah satu pelaku UMKM Muhammad Ali(54) yang sejak tahun 1991 membuka usaha menjual bahan-bahan pokok mengatakan, hampir satu belekangan ini omset penjualannya menurun hal ini di karenakan adanya pandemic Covid-19 bahkan omsetnya menurun hingga 90%.

“Saya sudah dari tahun 1991 buka usaha ini tapi baru kali ini saya mengalami penurunan pendapatan seperti ini bahkan sampai 90%. Biasanya sebelum pandemi dalam satu hari toko saya bisa mendapatkan omset 4 juta perhari tapi selama pandemic 400 ribu sudah paling banyak.

Meskipun demikian pak Ali tidak berniat sedikitpun untuk gulung tikar sebab itu adalah satu-satunta mata pencariannya. Meskipun sepi pembeli pa kali akan tetap menjalankan usahanya tersebut.

Dan kalau untuk pemasokan barang-barang pokok seperti beras gula minyak dan juga air mineral ia mengatakan selama sepekan ini tetap stabil bahkan pendapatan selama sepekan tetap tidak ada kemajuan.

Hal yang sama juga di rasalkan oleh ibu Sri(65) Warga Jl. Sungai manonda RT 02 RW 02 yang merupakan pedagang makanan di area taman Gor, ia sudah berjualan sejak tahun 2018 hingga saat ini. Ia mengatakan omsetnya menurun hingga 75%. Hal i9ni di karenakan selama masa pandemic banyak orang yang memilih unruk di rumah saja dan memask di rumah sehingga para pembelinya makin hari kian berkurang.

“kalau sebelum pandemic pendapatan saya bisa setengah modal. Misalkan modal saya 500 ribu itu hasil jualannya bisa sampai 1 juta rupiah. Tapi semenjak pandemic ini bisa di katakana turun sampai 75% bahkan sehari kadang cuman dapat 200 ribu rupiah saja. Tapi waktu bulan desember kemarin pendapatan mulai naik, pas sudah masuk tahun baru bulan January ini pendapatan kembali menurun.

Mereka juga berharap kepada pemerintah agar kiranya dapat membantu para pedagang-pedagang kecil dan masyarakat-masyarakat kecil karena bagaimananpun mereka adalah salah satu sektor yang juga terkena dammpak dari pandemic covid-19 "M.sas"

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama