TRANS SULTENG - Menutup tahun 2020 baru-baru ini, jajaran Polsek Bahodopi melakukan penangkapan pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

   Tersangka "DP" yang berusia 32 tahun bersama rekannya "MT" 23 tahun, ditangkap di kamar kos yang disewa oleh "DP" di Desa Bahodopi Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Selasa (29/12/2020) sekitar pukul 23.30 WITA.



   Kapolsek Bahodopi, Iptu Zulfan mengatakan bahwa berdasarkan informasi dari masyarakat mengenai adanya transaksi narkoba di salah satu kos-kosan yang terletak di Desa Bahodopi Kecamatan Bahodopi, ditindaklanjuti oleh Kapolsek Bahodopi bersama Kanit Reskrim, Ipda Sumarlin serta 4 Personil Polsek Bahodopi, langsung menuju ke kos-kosan tersebut.




   Pada saat dilakukan pemeriksaan, petugas langsung melakukan penggeledahan, dan dari tangan pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa 2 (dua) paket besar sabu-sabu dengan berat bruto 8,57 gram, serta uang tunai Rp5.047.000,-



   Petugas juga mengamankan 1 buah timbangan digital, 3 set alat hisap/bong lengkap, 1 buah pirek, 3 buah korek api gas, 1 pak plastik klip serta 2 buah handphone. "Kami juga mengamankan 2 buah dompet, 1 dompet warna coklat milik "DP" yang berisikan 1 buah KTP, dan 3 Buah ATM BRI, sedangkan 1 dompet warna hitam milik "MT" berisikan 1 buah KTP dan 1 buah ATM BRI, 2 buah buku catatan yang diduga rekapan hasil penjualan sabu dari para pelanggan tersangka "DP", kedua tersangka ini berasal dari Palopo Sulawesi Selatan" jelas Iptu Zulfan.




   Dikatakannya, saat diamankan petugas, kedua pelaku sedang mengkonsumsi sabu, dan berusaha untuk menghilangkan barang bukti sabu dengan cara membuang plastik berisi sabu kedalam saluran air kamar mandi. Namun berkat kesigapan petugas, masih berhasil ditemukan 2 bungkus plastik yang berisi sabu dengan berat bruto 8,57 gram dari tangan pelaku berinisial "DP".



   "Kami telah berkordinasi dengan Sat Narkoba Polres Morowali, untuk selanjutnya kasus narkoba ini kami limpahkan penanganannya ke Sat Narkoba Polres Morowali agar diproses lebih lanjut, akibat perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 112 ayat 2 subsider 127, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara, maksimal 20 tahun penjara" jelas Kapolsek Bahodopi

Lp: BNG


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama