TRANS SULTENG - Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si, didampingi Asisten Administrasi, Ekonomi dan Pembangunan Dr. Ir. Bunga Elim Somba, M.Sc, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Sulteng Ir. Christina Shandra Tobondo, MT, serta Kepala Dinas ESDM/Plt. Karo Humas dan Protokol Drs. Muh. Haris Kariming secara virtual mengikuti Penandatanganan Kerja Sama dalam rangka Kemitraan PMA/PMDN dengan UMKM bertempat di ruang Video Conference, Kantor Gubernur Sulteng, Senin 18 Januari 2021.


Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) dalam arahannya menyampaikan kemitraan UMKM dan pengusaha besar sangat penting guna meningkatkan kemudahan urusan kemitraan strategis antara perusahaan besar dengan UMKM dengan prinsip saling menguntungkan dan meningkatkan daya saing di pasar agar bisa masuk dalam rantai produksi global guna meningkatkan peluang UMKM untuk bisa naik kelas. Yang mikro naik kelas ke yang kecil, yang kecil naik kelas ke yang menengah, dan kelas menengah diharapkan bisa naik kelas ke yang lebih besar.


Untuk itu, Presiden Joko Widodo meminta kerja sama antara perusahaan Penyertaan Modal Asing (PMA) dan Penyertaan Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan pelaku UMKM agar dapat menguntungkan semua pihak. Bisnis model kemitraan seperti ini harus terus dilembagakan serta harus menemukan pola relasi yang menguntungkan. 



Presiden juga berharap agar UMKM mau terus belajar guna meningkatkan kualitas produknya serta memperbaiki manajemennya melalui desain produk dan perbaikan kemasan yang sesuai dengan keinginan pasar


Orang nomor satu di Indonesia itu memastikan akan terus berupaya membangun ekosistem yang kondusif agar kolaborasi usaha besar dengan UMKM terus berkembang yakni dari yang semula melibatkan 196 UMKM dan 59 perusahaan besar. Presiden berharap hal tersebut bisa diperluas karena masih merupakan tahap awal dan diperbanyak dimasa yang akan datang.


Reporter: IDY

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama