TRANS SULTENG - DONGGALA, Pelaksanaan Vaksin Covid-19 untuk Tenaga Kesehatan di 18 Puskesmas yang ada di Kabupaten Donggala baru 228 orang atau 22 persen. Minimnya realisasi vaksinasi disebabkan kurangnya sosialisasi.


Data yang diperoleh media ini terkait dengan jumlah Tenaga Kesehatan yang tersebar di 18 Puskesmas di Kabupaten Donggala adalah 1.025.


“Tahap pertama pelaksanaan vaksin untuk tenaga kesehatan di 18 Puskesmas di Kabupaten Donggala sudah kita mulai sejak Sabtu (16/01) kemarin ,dan ditahap pertama ini ,hanya sepuluh Puskesmas yang melaksanakan vaksin ,delapan Puskesmas itu belum melaksanakan vaksin ,”kata Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan H. Muzakir Ladoali Senin (18/01/2021) di Kantor Bappeda Kabupaten Donggala saat rapat koordinasi.


Kadis Kesehatan menambahkan ,setelah dilakukan screening ,ada 128 yang tidak dapat divaksinasi dengan alasan diantaranya penyakit komorbid ,pernah terkonfirmasi positif Covid-19 dan tensi 140/90 atau lebih ,serta masalah lainnya.


“Kami berpedoman pada aturan Kementerian Kesehatan ,orang yang tak boleh divaksin ialah yang memiliki riwayat penyakit tertentu ,serta orang yang positif tidak divaksin lagi ,”jelasnya.


Oleh karena itu ,jumlah vaksin yang telah digunakan tenaga kesehatan yaitu baru 228 ,dan sementara yang belum divaksin ada 668 tenaga kesehatan. Bahkan masih banyak yang belum melakukan registrasi secara online yakni 930 tenaga kesehatan.


Pelaksanaan vaksin merujuk pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 84 Tahun 2019 ,tentang Pedoman Perencanaan Vaksinasi ,Pelaksanaan serta Monitoring.**(Syamsir)**         

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama