Diduga Oknum Pejabat Inspektorat Memanipulasi Data Didesa Salumpaku



TRANS SULTENG - DONGGALA, Proyek Pengadaan Satelit dan Website Desa diduga libatkan oknum pejabat Inspektorat Kabupaten Donggala. Tengarai ada intervensi menakut - nakuti Kepala Desa (Kades).


Bermodalkan surat yang diduga di tanda tangani pejabat berkompeten di Inspektorat Kabupaten Donggala  ,dua perusahaan CV. HC dan CV. MMP bebas mengeruk uang Dana Desa di Donggala ,Kata Ikbal Borman Sekjen DPP LPHPN.


Ikbal menilai ,kegiatan proyek tersebut yang diambil dari Dana Desa senilai Rp. 50 juta di tiap Desa ,kesannya pemborosan dan berpotensi menimbulkan kerugian keuangan Negara dan tindak pidana korupsi. Karena asaz manfaatnya tidak di capai sebagaimana harapan Pemerintah Desa dan masyarakat.


“Diketahui proyek pengadaan satelit dan website desa yang tersebar di 153 Desa ,di 16 Kecamatan se-Kabupaten Donggala di Tahun 2019-2020 tak satupun bias difungsikan peralatannya oleh Pemerintah Desa ,”beber ikbal.


Dijelaskannya ,Bila dilihat dari dokumen laporan pertanggung jawaban penggunaan Dana Desa Tahun 2019 di Desa Salumpaku Kecamatan Banawa Selatan Kabupaten Donggala ,CV. HC sudah memenuhi kewajibannya selaku pelaksana pengadaan peralatan satelit dan website di Desa tersebut.


“Indikasinya ,ada dugaan manipulasi data ,seakan-akan pekerjaan sudah rampung seratus persen atau difungsikannya ,”terangnya.


Padahal faktanya ,peralatan yang hanya teronggok di masing-masing kantor Desa tanpa bias di fungsikan atau di operasikan pihak Pemerintah Desa. Celakanya lagi ,masih ada peralatan yang belum selesai dirakit ,ungkap Ikbal.


Sementara itu ,Inspektur Inspektorat Kabupaten Donggala DB Lubis ,saat ingin dikonfirmasi Selasa (26/01/2021) tidak berada di Kantornya. “Pak Inspektur ada keluar pak ,”Menurut pengakuan stafnya. (Biro Donggala)

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1
Post ADS 1