TRANS SULTENG - Perhubungan Kota Batam Berencana akan menaikan Tarif Parkir di Pinggir Jalan. Saat di temui di ruang kerja oleh pihak media pada tanggal
22/01/2021, 14:04 Wib. Sedangkan Bpk 
Rustam Efendi sendiri di kantor perhubungan Batam akan menyampaikan soal tarif Retribusi Untuk penyesuaian harga parkir , Rencananya tarif pelayanan parkir di pinggir jalan di Kota Batam bakal naik. Dalam masalah ini target retribusi parkir di tahun 2021 sebesar Rp35 Miliar,
Rencananya akan naik, karena kita juga diberi target juga besar. Tapi ini masih dalam tahap pembahasan,” kata K Bpk.Rustam Efendi Pada Hari Jumat, (22/1).
Kepala Dinas Perhubungan Bpk Rustam Effendi akui tarif parkir di pinggir jalan di Kota Batam dinilai cukup murah jika dibandingkan di daerah lainnya. Selain itu, tarif ini dari tahun ke tahun tidak mengalami kenaikan.
Retribusi ini akan disesuaikan, seperti untuk roda dua yang hanya seribu akan naik menjadi Rp2 ribu. Untuk roda empat naik menjadi Rp 4 ribu jika saat ini hanya Rp2 ribu. Dalam penyesuaian ini akan tetap disosialisasikan pihaknya kepada masyarakat.
Pelan-pelan anggota saya berusaha meng sosialisasikan kepada masyarakat. Apalagi saat ini masih pandemi. Karena, tarif parkir di Batam ini, yang paling murah hanya seribu untuk motor. Di daerah lain sudah dua ribu,” ungkap Bpk. Rustam.
 Dishub juga diminta untuk mengoptimalkan sejumlah titik-titik parkir yang belum digarap di tahun 2020," di jelaskan Bpk Rustam sebagai kepala Dinas Perhubungan. Hal ini untuk mengenjot pendapatan dari retribusi parkir di pinggir jalan.
Pihak perhubungan lagi mendata di lapangan, Pastinya anggota saya akan mengoptimalkan sejumlah titik-titik parkir belum kita pungut di tahun (2020) kemarin,” di jelaskan Bpk. Rustam.
Berdasarkan data, di tahun 2020 titik parkir yang disurvei sebanyak 710 titik. Dengan rincian 556 titik yang sudah di pungut. Sementara 154 merupakan titik yang belum dipungut. Karena, keterbatasan juru parkir di lapangan,
Dari 556 kawasan tersebut, sedikitnya 183 adalah titik parkir mandiri seperti Alfarmart atau Indomaret. Sedangkan 373 titik on the sport (OTS) yang menggunakan jasa juru parkir," kata Bpk Rustam.
Titik yang belum dipungut inilah nanti kita optimalkan. Agar pendapat restribusi parkir bisa mencapai target ke depannya,” ungkap Bpk. Rustam.
Di tahun 2020 lalu, retribusi parkir di pinggir jalan ditargetkan Rp 20 Miliar. Dari nominal tersebut pencapaian hanya bekisar Rp 4,6 miliar. Begitu juga dengan pajak parkir yang di targetkan Rp 20 Miliar juga tidak terealisasi banyak hanya mencapai Rp 5,7 Miliar. Kota Batam akan di kenakan wajib pajak telah terdaftar pada tahun 2020 mengalami kenaikan sedikit dua WP, jika dibandingkan tahun 2019. Sehingga jumlah WP yang aktif saat ini sebanyak 32 WP.
Selama 2020 sudah ada 32 WP baru. Target ini bisa kita capai apabila ada Peraturan walikota batam tentang kenaikan tarif parkir,” menurut Bpk. Raja Azmansyah sebagai kepala Badan Penglola Pajak Dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam.

Lap : Alvian

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama