TRANS SULTENG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan Kabupaten Majene, Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dan sekitarnya akan terjadi gempa susulan yang lebih besar.


"Kita pake skenario terburuk, karna kita anggap itu sangat buruk, diestimasikan gempanya berpotensi kembali akan terjadi gempa susulan yang sama, bahkan naik magnitudo 6,9 sampai 7,0 SR," ungkap Staf Pengamat Gempa Stasiun Geofisika Kelas I, Kota Palu, Sofyan saat ditemui transsulteng.com , Sabtu (16/1).


Selain itu, dari potensi gempa susulan yang lebih besar diperkirakan juga akan terjadi tsunami di daerah tersebut.


"Kalau berpeluang terjadi gempa sekitar magnitudo 7,0 SR, berarti berpeluang juga terjadi tsunami," ujarnya.


Sofyan mengatakan, gempa yang terjadi disejumlah daerah termasuk Majene, Mamuju dan sekitarnya itu akibat dari sesar naik.


"Gempa itu diakibatkan sesar mamuju naik, disana itu ada banyak sekali sesar, salah satunya yang dominan disitu adalah sesar naik mamuju," jelasnya.


Dia menambahkan, selain sesar naik, hal itu juga diakibatkan karena posisi batuan sudah di guncang beberapa kali.


"Karena sudah diguncang beberapa kali, akibatnya posisi batuan sudah rapuh, makanya potensi akan terjadi kembali gempa susulan," tuturnya.


Olehnya, BMKG mengharapkan agar masyarakat disekitar daerah yang berpotensi akan terjadi gempa sususlan itu untuk tetap waspada.


"BMKG sendiri mengharapkan agar masyarakat disekitar daerah itu agar tetap waspada," pungkasnya.


Reporter:IDY

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama