10 Tahun Jeda, PT PAM Mineral Kembali Siap Beraktifitas



TRANS SULTENG - MOROWALI,Bupati dan Wakil Bupati Morowali bersama rombongan menghadiri peresmian Masjid Desa Laroenai, sekaligus silaturrahmi rencana kegiatan penambangan PT Pintu Air Mas (PAM) Mineral di dua Desa, yakni Laroenai dan Buleleng Kecamatan Bungku Pesisir, Rabu (17/2/2021) baru-baru ini. 



   Turut hadir Asisten III Setdakab Morowali, Sukban Laonu, Kadis Kominfo, Ramli, Camat Bungku Pesisir, Sudarmin Moonai, dan Kapolsek Bungku Selatan, Iptu Moh Devan N, Habie. 



   Dari pihak manajemen PT PAM Mineral, dihadiri langsung Direktur Utamanya, Rudi Canaka, dan undangan lain, Manager PT MMP dan PT BCPM, Jefri Siahaan, Kepala Desa Laroenai, Idrus Yusup, Kepala Desa Buleleng, Ilyas Lasangka, Ketua BPD Laroenai, Erwin, Ketua BPD Buleleng Darmin dan sejumlah tokoh serta masyarakat lingkar tambang.




   Rudi Canaka dalam sambutannya mengatakan, pihaknya berencana akan mulai melakukan penambangan kembali di tahun 2021, setelah sebelumnya, sempat terhenti produksi selama kurang lebih 10 tahun. "Kami sangat berharap ada dukungan dari masyarakat Laroenai dan Buleleng terhadap rencana kami untuk menbang kembali setelah kurang lebih 10 tahun tidak berkegiatan" katanya.



   Rudi juga mengatakan bahwa program PPM merupakan kewajiban perusahaan yang harus dipenuhi kepada masyarakat. "Suatu kehormatan bagi kami PT PAM Mineral, tidak menjadi beban pemerintah, tetapi menjadi bagian dari pemerintah untuk membangun Kabupaten Morowali yang sama-sama kota cintai, dan program pemberdayaan masyarakat adalah kewajiban perusahaan" ungkapnya.



   Sementara, Bupati Morowali, Taslim mengatakan, silaturrahmi rencana penambangan PT PAM Mineral kali ini, memberi kesan khusus, karena pihak perusahaan bisa bekerja sama dengan pemerintah guna mengoptimalkan pengelolaan sumber alam di Morowali, khususnya di wilayah Kecamatan Bungku Pesisir. "Kita jaga bersama kehadiran investasi untuk kesejahteraan masyarakat umum, kalau ada permasalahan, dimusyawarakan kepada Pemerintah Desa, Kecamatan, Kabupaten, dan Provinsi" tuturnya.




   Dikatakan Taslim, kehadiran perusahaan di Morowali dapat membuka lapangan kerja dan bisa meningkatkan perekonomian, ia pun berharap agar dana PPM dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan masyarakat. "Melalui dana PPM dapat diarahkan dalam pembuatan usaha kepada masyarakat, sehingga kemandirian desa dan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai jika dimanfaatkan dengan baik" tandasnya. 



   Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan penyerahan Dana PPM PT PAM Mineral kepada Pemerintah Desa Laroenai dan Desa Buleleng, serta penyerahan bantuan perlengkapan siswa SDN Laroenai oleh PT BCPM.BAMS.

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1
Post ADS 1