TRANS SULTENG - Pembangunan disemua aspek untuk mamacu laju pertumbuhan ekonomi kerakyatan, merupakan misi utama dari pemerintahan Presiden Joko Widodo, khususnya pada pembangunan Infrastruktur jalan sebagai penyangga, mengingat jalan adalah akses penting yang tidak bisa dipisahkan dalam sistem perekonomian nasional.

 Akan tetapi, hal yang sangat tidak elok ketika masih ada daerah yang infrastrukturnya sangat memprihatinkan khususnya jalan, seperti halnya di Kecamatan Kasimbar, jalur jalan yang menghubungkan dua wilayah Kabupaten ini yang melintasi tiga Desa dengan dua jalur lintasan, satu jalur merupakan jalan provinsi sementara yang satunya yang biasanya dijadikan para pengendara roda empat maupun roda dua sebagai jalur alternatif yaitu jalan daerah yang dianggap bisa lebih cepat sampai di tempat tujuan, karena jaraknya lebih pendek (jalan potong), sangat disayangkan jalan tersebut sudah kurang lebih 20 tahun dalam kondisi rusak parah, itu terlihat, ketika akan melintas di jalan tersebut yang melewati Desa OGODOPI sampai perbatasan Desa KASIMBAR BARAT, berdasarkan pantauan Media Trans Sulteng, kondisi itu diperparah karena disisi kanan dan kiri jalan Talut sebagai pengaman timbunan badan jalan lebih tinggi sehingga menyebabkan tergenangnya air ketika wilayah itu diguyur hujan, disinyalir tidak adanya perhatian dari Dinas terkait dalam penanganan perbaikan pada akses jalan yang melintasi pemukiman penduduk di Desa OGODOPI itu. 



Sementara penduduk yang bermukim di wilayah tersebut hanya bisa pasrah dengan keadaan jalan yang setiap hari mereka lalui, entah kapan jalan ini akan diperbaiki demikian ungkap beberapa pengendara yang sering melintas dan menggunakan jalur itu sebagai jalan alternatif walaupun dengan kondisi yang rusak parah. (AL)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama