TRANS SULTENG - MOROWALI,Hari ini, tepatnya Senin 01 Februari 2021 yang bertempat di Klinik Cek Up PTM Kantor Bupati Morowali, dilaksanakan Lounching Pencanangan Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Morowali.



   Kegiatan itu dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Morowali, Wakil Ketua I DPRD Morowali, Syarifudin Hafid, Kapolres Morowali AKBP Bayu Indra Wiguno, Kepala Kejaksaan Negeri Morowali, Pimpinan OPD Lingkup Pemda Morowali, Dokter Spesialis RSUD Morowali, Ketua MUI Kabupaten Morowali, Camat Bahodopi, Bungku Tengah dan Bungku Barat, dan tamu undangan sekitar 60 orang.



  Menurut laporan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali, Ashar Ma'ruf, vaksin Covid-19 tiba di Morowali pada tanggal 28 Januari 2021, alokasi vaksin Covid-19 tahap pertama sebanyak 3.360, dengan sasaran tenaga kesehatan 1.600 orang, diberikan secara bertahap selama Interval waktu 14 hari.



   Sementara, 12 fasilitas tempat vaksinasi yaitu 10 fasiilitas milik Pemda dan 2 fasiilitas klinik swasta, untuk tekhnis pelaksanaan pemberian vaksinasi telah di atur. "Mekanisme tahap pertama kepada nakes dilaksanakan di fasilitas kesehatan kecuali di wilayah Kepulauan, sedangkan untuk yang tidak diberikan vaksinasi adalah orang yang pernah terkonfirmasi positif Covid-19 serta ibu hamil dan menyusui" ungkapnya.



   Alur distribusi sesuai SOP yang telah di tentukan, dimana distribusi vaksin tersebut telah diamankan di fasilitas kesehatan yang tersedia di masing-masing wilayah.

Pelaksanaan vaksinasi secara serentak akan dilaksanakan tanggal 02 Februari 2021 selama 7 hari kedepan, kemudian vaksinasi tahap kedua akan dilaksanakan setelah 14 hari kedepan.

Dari jumlah pejabat Forkopimda hanya terdapat 30 % yang memenuhi syarat mendapat Vaksin Covid-19.



   Dalam sambutannya, Bupati Morowali menyampaikan bahwa vaksin Covid-19 merupakan salah satu cara paling efektif untuk menanggulangi dampak Covid-19 yang saat ini berlangsung.



   Dikatakannya, vaksin tersebut tidak total melindungi diri namun setidaknya bisa meningkatkan imun tubuh, dan syarat penerima vaksinasi telah diatur sesuai mekanisme. "Memang vaksin Covid-19 secara total tidak melindungi diri, namun vaksin ini memiliki banyak manfaat, saya berharap pelaksanaan vaksinasi dapat berjalan sesuai yang direncanakan karena vaksinasi adalah ikhtiar untuk menjaga imun tubuh dari Covid-19" jelas Taslim.



   Ia pun memohon dukungan dari semua pihak untuk kelancaran vaksinasi di Kabupaten Morowali, dan mengajak kepada semua Pimpinan OPD agar melaksanakan vaksinasi.



   Awak media sempat mendapatkan pelarangan mengambil gambar dari salah satu tenaga kesehatan saat pelaksanaan vaksinasi terhadap salah satu peserta, yakni Kabag Ops Polres Morowali, Kompol Nasruddin.

Padahal, Kabag Ops sendiri tak berkeberatan jika dirinya dipublikasikan agar memberikan contoh kepada yang lainnya.BAMS.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama