TRANS SULTENG - MOROWALI,Salah satu anggota DPRD Morowali asal Partai Demokrat, yakni "AI" yang tertangkap Satresnarkoba Polres Morowali beberapa waktu lalu hinggga kini masih terus menjadi topik yang semakin memanas.



   "AI" hanya menjalani rehab jalan di BNNK Morowali sesuai hasil keputusan sidang di Pengadilan Negeri Poso, yang juga telah dijelaskan oleh Kepala BNNK Morowali, AKBP Mulyadi dan Kepala seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Morowali, Benua Elamr.



   Salah seorang tokoh pemuda asal Bungku Timur yang merupakan mantan anggota Himpunan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Morowali (HIPPERWALI) kendari, Iswanto, S.Sos juga angkat bicara.



   Ia mengatakan bahwa meskipun proses hukum sudah dinyatakan selesai, namun partai harus segera mengambil tindakan untuk menjaga nama baik partai ke depannya.



   "Saya pikir proses hukum sudah selesai, sekarang ini seharusnya proses internal partai dilaksanakan agar masyarakat Morowali tahu bagaimana sikap Partai Demokrat hari ini, Ketua DPC Partai Demokrat wajib mengambil sikap tegas, jangan kemudian hanya mendiamkan masalah ini berlarut-larut sehingga mengakibatkan citra Partai Demokrat di masyarakat tercoreng, saya kira pakta integritas partai sudah sangat terang benderang dijelaskan" ungkap Iswanto kepada media ini, Rabu (03/02/2021).



   Dikatakannya, jika Partai tidak segera mengambil tindakan, maka opini masyarakat akan semakin liar tentang Demokrat sendiri. "Kalau kemudian Partai Demokrat tidak punya sikap yang tegas, maka pasti akan lahir asumsi atau opini liar di masyarakat dan menganggap bahwa partai tersebut mengaminkan kadernya menggunakan barang haram itu" tandasnya.



   Iswanto meminta agar Syarifudin Hafid selaku Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Morowali yang juga Wakil Ketua I DPRD Morowali, serta Achmad Efendi sebagai Sekretaris Badan Kehormatan (BK) DPRD Morowali, segera mangambil langkah tegas."Ketua DPC dan Badan Kehormatan harus segera bertindak tegas" ujarnya.BAMS.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama