Miliki Sabu 9,14 Gram,Pria Asal Pangkep Diringkus Tim BATMAN Polsek Bahodopi



TRANS SULTENG - MOROWALI,Tim BATMAN Polsek Bahodopi Polres Morowali kembali berhasil meringkus pengedar Sabu di Wilayah Kecamatan Bahodopi



   Tersangka pengedar sabu berinisial NW (23) diringkus di kamar kosnya di Desa Bahomakmur Kecamatan Bahodopi, Senin (22/02/2021) sekira pukul 01.00 WITA dinihari.




   Kapolsek Bahodopi, Iptu Zulfan mengatakan bahwa atas informasi dari masyarakat mengenai adanya dugaan transaksi narkoba di salah satu kos-kosan yang terletak di Desa Bahomakmur, Kanit Reskrim Ipda Sumarlin bersama Kanit Binmas Ipda Zulham Abdillah serta 2 personil Polsek Bahodopi, langsung menuju ke kos-kosan tersebut.



   Saat dilakukan pemeriksaan di dalam kamar kos tersebut, didapati terduga pelaku NW bersama teman wanitanya YLT (27) sedang berada di dalam kamar kos, selanjutnya petugas langsung melakukan penggeledahan dan dari tangan NW, ditemukan barang bukti berupa 7 (tujuh) paket sedang Sabu yang disimpan didalam botol plastik permen Happydent, serta ditemukan lagi 2 paket kecil sabu yang disimpan dibawah kasur, serta uang tunai Rp1.950.000,- yang diduga uang hasil penjualan transaksi sabu. 



   "Adapun berat keseluruhan Narkotika jenis sabu yang ditemukan tersebut adalah 9,14 gram (Bruto), selain itu petugas juga mengamankan 1 unit handphone merk Oppo warna cream, 1 unit handphone merk Vivo warna merah maron, dan 1 buah dompet warna hitam milik NW" ungkap Iptu Zulfan.




   Dikatakannya, pelaku NW berasal dari Pangkep Provinsi Sulawesi Selatan. "Pelaku berasal dari Pangkep Sulsel, dan saat diamankan petugas, dia berusaha mengelak, namun setelah dilakukan penggeledahan badan terhadap NW, petugas berhasil menemukan 7 (tujuh) paket sedang kristal bening Narkotika jenis sabu yang dikemas dalam plastik tip bening siap edar, yang disimpan pelaku di dalam botol plastik permen Happydent serta 2 paket kecil yang ditemukan dibawah kasur" jelas Iptu Zulfan.



   Saat ini kata Zulfan, pihak Polsek Bahodopi telah berkoordinasi dengan Kepala BNN Kabupaten Morowali, AKBP Mulyadi untuk selanjutnya kasus tersebut dilimpahkan penanganannya ke BNN Kabupaten Morowali untuk diproses lebih lanjut.



   "Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 112 ayat 2 subsider 127 UU Nomor 22 Tahun 1997 perubahan UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 5 tahun, maksimal 20 tahun penjara" tandas Iptu Zulfan.BAMS.

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1
Post ADS 1