TRANS SULTENG - DONGGALA, Bocah yang berusia Lima Tahun bernama Nadira yang fungsi penglihatannya terganggu ,dalam waktu dekat ini akan menjalani operasi mata. Penyakit yang di deritanya yaitu penyakit kongenital.


Nadira korban gempa bumi dan tsunami pada 28 September 2018 silam. Dimana bocah tersebut tinggal bersama seorang ibu bernama Citra (tante nadira) yang tak lain saudara kandung dari salah satu orang tuanya sendiri.


Setelah musibah itu berlalu Nadira bersama Citra (tante) tinggal di Huntara Blok H Nomor Dua di Kelurahan Gunung Bale Kecamatan Banawa.


Bocah tersebut sempat batal menjalani operasi mata dikarenakan hasil pemeriksaan Covid-19 yang dilakukan di RS Budi Agung Palu pada 13 Januari bulan kemarin yang dinyatakan imunnya menurun reaktif.


Koordinator donatur sekaligus pendamping Nadira mengatakan ,pelaksanaan operasi Nadira akan dilakukan bulan Februari ini.


“Terhitung setelah 14 Januari bulan kemarin ,Nadira dijadwalkan akan menjalani operasi ,karena imunnya menurun reaktif Nadira batal menjalani operasi mata ,”kata yeye pendamping Nadira.


Dikatakannya lagi ,Sesuai aturan Protokol Kesehatan ,sebelum menjalani operasi Nadira terlebih dahulu dirapid test kembali ,Insya Allah hasilnya Negatif ,agar Nadira bisa menjalani operasi mata ,harapnya.


Menurut keterangan dari dokter spesialis mata ,bocah tersebut mengalami penyakit katarak kongenital dan bisa disembuhkan. Jika operasi sukses ,Nadira akan menggunakan kacamata/lensa mata ,tandasnya.**(Syamsir)**  

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama