TRANS SULTENG - Sejumlah Orang Tak Dikenal (OTK) menyerang tim Bea Cukai (BC) Kantor Wilayah DJBC Riau, saat tengah melakukan pengejaran terhadap target operasi yang diduga membawa rokok ilegal.


Momen penyerangan itu bahkan terekam dalam sebuah video amatir yang dibagikan oleh akun Instagram @tnilovers18 (20/4) kemarin.



Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Senin, (19/4) malam di sekitar Jalan Juanda, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, Riau. Berikut ulasannya: Awal Kejadian Petugas Mengejar Target

Kejadian tersebut bermula ketika Tim Penindakan dan Penyidikan Kanwil DJBC Riau menerima informasi bahwa ada yang membawa rokok ilegal menggunakan mobil jenis Mistubishi Xpander dengan nopol BM 1554 VH.


Kemudian tim pun langsung melakukan pencarian. Pada saat target operasi terlihat, petugas BC yang terdiri dari tiga tim langsung mencoba melakukan penghentian terhadap mobil target.



Setelah berhasil memberhentikan mobil yang dikendarai target, tim BC langsung memperkenalkan diri dan menunjukkan surat tugas serta meminta pengemudi mobil untuk turun. Namun rupanya pengemudi mobil tersebut enggan menurunkan kaca mobil untuk berkomunikasi dengan petugas.


Tiba-Tiba Diserang

Tak lama kemudian, muncul tiga mobil mendekat berisikan sekitar 15 orang langsung menyerang petugas Bea Cukai di lokasi. Dalam video yang dibagikan oleh akun Instagram @tnilovers18, nampak sejumlah orang langsung mengeroyok petugas Bea Cukai. Mereka bahkan tak segan merusak mobil yang dikendarai oleh tim BC dan melemparinya dengan batu.



Akibat dari insiden tersebut, 2 anggota Tim Bea Cukai pun mengalami luka karena lemparan batu. Diketahui satu orang mengalami luka parah dikepala dan segera dilarikan ke Rumah Sakit terdekat dan satu orang lainnya mengalami luka ringan.


Target Berhasil Melarikan Diri

Setelah petugas dipukul mundur, target yang diduga membawa rokok ilegal dan rombongan OTK tersebut berhasil melarikan diri. Saat ini, Bea Cukai Kantor Wilayah DJBC Riau sedag melakukan koordinasi dengan Polresta Pekanbaru untuk menindaklanjuti insiden tersebut. Pihak kepolisian pun masih melakukan penyelidikan bersama dengan Bea Cukai.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama