Pelaku Penyerangan Warkop Megazone Dilumpuhkan Dengan Timah Panas



TRANS SULTENG - MAKASSAR-SULSEL,Kapolsek Panakkukang Resort Makassar, Kompol Jamal Fathur Rakhman, mengungkapkan kronologi penyerangan di Warkop Megazone, Jl Topaz Raya, Kecamatan Panakukang, Makassar, Minggu (25/4/2021). 


Ditemui di Polsek Panakkukang, Jl Boulevard, Makassar, Minggu malam, Kompol Jamal mengatakan, sekitar pukul 18.40 Wita, sekelompok orang yang diduga berjumlah sekitar 12 orang datang ke Warkop Megazone.


Mereka lalu menyerang dengan menembakkan busur kepada tukang parkir Warkop Megazone.


"Setelah itu ada anggota (polisi) yang sedang melakukan buka puasa disana. Sehingga anggota itu melihat adanya warga terancam melakukan tembakan peringatan," ujar Kompol Jamal, saat dikonfirmasi, Senin (26/4/2021) pukul 00.05 Wita


Ditemui di Polsek Panakkukang, Jl Boulevard, Makassar, Minggu malam, Kompol Jamal mengatakan, sekitar pukul 18.40 Wita, sekelompok orang yang diduga berjumlah sekitar 12 orang datang ke Warkop Megazone.



Mereka lalu menyerang dengan menembakkan busur kepada tukang parkir Warkop Megazone.


"Setelah itu ada anggota (polisi) yang sedang melakukan buka puasa disana. Sehingga anggota itu melihat adanya warga terancam melakukan tembakan peringatan," ujar Kompol Jamal, saat dikonfirmasi, Senin (26/4/2021) pukul 00.05 Wita.


Bukannya berhenti, salah seorang penyerang malah mengarahkan busur ke petugas tersebut.


"Sehingga anggota tersebut melakukan tembakan tegas terukur," ungkapnya.

Saat ini ada 2 orang yang berhasil diamankan, berinisial Y dan R.


"Salah satu pelaku tersebut sedang dilakukan perawatan di RS Bhayangkara, dan satunya sedang kami lakukan pemeriksaan secara intensif terhadap yang bersangkutan, karena informasi memang kurang lebih 10-12 orang yang mendatangi warkop tersebut," jelasnya.


Dari informasi awal, sebelumnya sempat terjadi perkelahian di parkiran Warung Upnormal, di Kecamatan Tamalate, antara tukang parkir dengan pelaku penyerangan.


"Tapi itu sedang kami selidiki, siapa saja yang bersengketa maupun bermasalah sebelumnya itu," katanya.


Penulis : Ahmad

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1
Post ADS 1