TRANS SULTENG - DONGGALA,Sosialisai Koordinasi Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dan Aparat Penegak Hukum (APH) resmi dibuka oleh Bupati Donggala ,Drs. Kasman Lassa ,SH., MH diruang Kasiromu Kantor Buapti Donggala pada Jumat (07/05/2021).


Dalam kesempatan itu ,Bupati Donggala mengatakan bahwa sebagai gambaran begitu banyak permasalahan hukum yang ada diwilayah Kabupaten Donggala. Tentunya menuntun untuk melakukan pembenahan dan lebih memahami ,bahwa apa yang dilakukan semua itu diawasi oleh petugas penegak hukum.


“Kehadiran Camat ,Kepala Desa dan Lurah sangat penting dan strategis ,karena pada sosialisasi tersebut dihadapkan dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Propinsi Sulawesi Tengah ,dimana permasalahan yang dihadapi nantinya akan mendapatkan solusi ,”ucap Kasman Lassa.



Sementara itu ,Kepala Kejaksaan Tinggi Propinsi Sulawesi Tengah Jacob Hendrik Pattipeilohy ,SH., MH dalam arahannya menyampaikan tentang strategi penguatan APIP dan APH. Bahwa tugas yang dilakukan yaitu bagaimana mendorong pemulihan ekonomi Nasional.


“Hal itu juga menjadi kewajiban yang harus dilaksanakan dalam kondisi pendemik Covid-19 saat ini. Disamping itu juga banyak hal menangani masalah ketentraman dan ketertiban umum yang merupakan bagian yang konsen ,”tuturnya.


Jacob Hendrik menjelaskan terkait dengan strategi APIP-APH antara lain yaitu pertama bagaimana penguatan koordinasi antara APIP dan APH dalam rangka pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi guna mewujudkan Pemerintah Kabupaten Donggala yang bersih dan berwibawa.


Kedua ,strategi penguatan yaitu melakukan perjanjian antara Kejaksaan dan Pemerintah Kabupaten Donggala ,dan sistim membahas laporan pengaduan yang diterima APIP dilakukan bersama APH ,tandasnya. **(Syamsir)** 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama