TRANS SULTENG - Parimo,Begitu banyaknya pejuang pahlawan kemerdekaan yang mempertahankan Bendera Merah Putih agar Indonesia bisa memiliki dan berjaya ditanah kelahiran kita.


Namun sungguh sangat disayangkan adapula Pemerintah Desa yang di duga telah melecehkan Lambang Negara Bendera Merah Putih, Betapa tidak Pemerintah Desa Sumber Sari, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parimo, Sulteng telah mengibarkan Bendera Merah Putih yang sudah Kusam, Lapuk dan sobek sobek, Sabtu, 1/05/2021.


Setelah awak media Trans Sulteng ingin melakukan konfirmasi ke Kades namun kades tidak berada ditempat, Setelah itu awak media mengunjungi Sekdes untuk mengkonfirmasi tentang Bendera Merah Putih yang masih berkibar dalam kondisi sudah tak layak lagi.


Sukarmin selaku sekdes Sumber Sari mengatakan bahwa, " kami memang mengaku salah dan lalai dalam memperhatikan bendera tersebut, karna dimana pak Kades sudah menyampaikan ke kami pada waktu sebelum masuknya bulan suci Ramadhan ini, namun kami belum mengindahkan teguran dari kades, " Ungkap sekdes ke awak media.



Sedangkan dalam aturan larangan menghina, merendahkan kehormatan lambang negara diatur dalam Pasal 57 huruf a Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara. Dalam Pasal tersebut dikatakan “setiap orang dilarang mencoret, menulis, menggambar, atau membuat rusak lambang negara dengan maksud menodai, menghina, atau merendahkan kehormatan lambang negara”. Sanksi terhadap larangan ini terdapat dalam Pasal 68, dengan ancaman pidana berupa pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah).


Penulis: Hans Larry fernandez.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama