Hindari Demo Kantor Jadi Sepi



TRANS SULTENG - DONGGALA, Ada beberapa instansi di Pemerintahan Kabupaten Donggala pada Jumat (28/05/2021) sekitar pukul 11.00 terlihat sudah sangat sepi ,sepinya kantor tersebut dikarenakan jalan yang ada di seputaran Loli Kecamatan Banawa penghubung jalan trans Donggala Palu takutnya diblokir oleh warga yang tergabung dalam Serikat Loli Raya.


Seperti yang dihimpun media ini diseputaran area perkantoran di Donggala begitu sangat terlihat sepi ,bahkan ada kantor yang terlihat sudah kosong ,dan tak ada satupun pegawai yang berada diruangannya.


Dari hasil yang ditelusuri pada Jumat (28/05) cuma dari Kelurahan saja yang masih padat pegawainya ,adapun dari Dinas lain cuma pegawai yang tinggal di Donggala saja yang masih bertahan (belum pulang).


Dimana salah satu pegawai saat dihampiri dihalaman perkantoran yang terburu-buru mau pulang ke Palu sebut saja Anto mengatakan ,”Saya sudah mau pulang pak ,karena katanya jalan di Loli mau ditutup oleh warga yang ada di Loli ,katanya lagi ,usai shalat jumat mereka sudah memblokir jalan tersebut ,”ucapnya dengan tergesa-gesa. Begitupun yang dikatakan oleh pegawai lainnya ucapannya sama seperti Anto.


Bahkan ada seorang pegawai yang sudah berkomunikasi lewat telpon genggam sudah buat janji untuk saling menemui ,pas dihampiri di Kantornya ,jelan lima menit saja berkomunikasi untuk saling bertemu ,ibu tersebut sudah tidak berada diruangannya ,”kata staf yang enggan disebut nama dan dinasnya saat berbincang oleh media ini.  


Dimana Kedisiplinan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) ,kalau memang jalan tersebut sudah diblokir oleh warga Loli yaa harus gimana lagi ,kita serahkan saja dengan Dinas terkait ,DPRD dan yang berwajib. Tugas-tugas kantor yang harus diselesaikan jadi terhambat ,belum waktunya jam pulang kantor sudah balik kerumah ,cuma persoalan jalan diblokir saja jam pulang sudah tidak dipergunakan lagi ,”kata seorang masyarakat yang enggan disebut namanya yang ingin berurusan di salah satu Dinas di Donggala.


Seperti yang diketahui oleh media ini ,bahwa warga Loli yang tergabung dalam serikat Loli Raya meminta kepada Pemerintah Daerah untuk segera merealisasikan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi korban bencana pada 28 September 2018 silam. **(Syamsir)**   

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1
Post ADS 1