Wabup Harap Penanganan Kemiskinan Didonggala Mempunyai Komitmen



TRANS SULTENG - DONGGALA, Rapat Evaluasi dan Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan di Donggala dipimpin oleh Wakil Bupati Donggala ,Moh. Yasin ,S. Sos. Dimana rapat tersebut disertai dengan penandatanganan pakta integritas dukungan OPD terhadap pelaksanaan kegiatan mengentaskan kemiskinan dengan sistim informasi Donggala Sejahtera.


Adapun rapat evaluasi dan koordinasi tersebut dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat ,H. Mohamad Yusuf ,SE. M., Si dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Donggala , Dr. H. Muhammad Ali, S. Pd., MM.


Dalam kesempatan itu ,Wakil Bupati(Wabup) Donggala mengatakan bahwa pertemuan yang dilakukan yaitu pertemuan evaluasi ,pertama terkait dengan soal perubahan undang-undang terhadap struktur tim penanggulangan kemiskinan daerah ,dan kedua melakukan evaluasi skema penanganan kemiskinan yang sudah direncanakan di tahun 2020 untuk tahun 2021.


Wabup katakan lagi ,bahwa masih banyak masalah yang harus disesuaikan ,karena terkait dengan soal bencana alam dan penanganan pandemic Covid-19 ,yang juga melibatkan bergesernya beberapa anggaran yang sudah diposkan untuk intervensi program pemerintah terhadap kemiskinan.


“Dalam penanganan kemiskinan tidak boleh hanya sekedar memberikan jatah hidupnya saja ,tetapi untuk mengeluarkan orang miskin tersebut harus diberikan usaha yang kemudian mereka bisa keluar dari lingkaran kemiskinan itu sendiri ,”imbuhnya.


Wabup yang juga selaku ketua tim penanggulangan kemiskinan Kabupaten Donggala menambahkan ,bahwa secara umum skema penanganan kemiskinan yang akan dilaksanakan terkait dengan tiga hal ,diantaranya yaitu pertama soal perlindungan sosial ,kedua pelayanan dasar dan ketiga penghidupan yang berkelanjutan.


Namun dengan hal itu ,penurunan angka kemiskinan ada dua skema yang akan dilakukan yaitu skema optimis satu digit dan moderat dua digit. “Dua skema tersebut dalam penanganan kemiskinan ,juga dibuat rencana untuk program-program dan upaya-upaya untuk bisa menurunkan angka kemiskinan dengan soal pembaruan data ,melibatkan stekholder dalam bentuk investasi swasta ,seperti diantara lain perbankan ,akademisi ,dan NJO untuk dilibatkan bersama-sama ,”kata Wabup diruang rapat Kantor BAPPEDA Kabupaten Donggala belum lama ini.


Olehnya itu Wabup berharap ,kepada Sembilan OPD yang terlibat agar betul-betul mempunyai komitmen yang kuat terhadap penanganan kemiskinan. “Jadi betul-betul ada anggaran khusus programnya itu disisihkan untuk penanganan kemiskinan ,tidak boleh untuk penanganan umum ,berapa pun nilainya dan itu harus komitmen dilakukan dan tentunya sinergi harus dibangun bersama-sama ,”pungkasnya. **(Syamsir)**        

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1
Post ADS 1