TRANS SULTENG - DONGGALA, Pemerintah Daerah Kabupaten Donggala melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Donggala melakukan Launching Pengembangan Potensi Anak Usia Sekolah di Daerah Terpencil, Posikola Ri Dacil merupakan suatu inovasi dalam rangka mengatasi mutu Pendidikan yang rendah dan kondisi geografis yang tidak mendukung membuat kualitas pendidikan jadi melambat.


Dimana kegiatan Launching tersebut dihadiri Bupati Donggala, Drs. Kasman Lassa, SH., MH, dihalaman Kantor Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Donggala, dihadiri Kepala Dinas Pariwisata, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, para Kepala Sekolah SD dan SMP dari Kecamatan Pinembani Kabupaten Donggala.


Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Donggala, H. Kasmudin, SS., MM, sebelum menyampaikan kata sambutannya terlebih dahulu dirinya mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan PT. Bank Sulteng Cabang Donggala dan Ketua Kamar Daging dan Industri, yang telah mendukung dan membantu anak sekolah.


H. Kasmudin mengatakan, Kecamatan Pinembani dipilih sebagai tempat pertama dilakukannya Launching Posikola Ri Dacil, karena berdasarkan Indek Membangun Desa (IDM) dari Kementerian Desa.


“Bahwa Kecamatan Pinembani merupakan salah satu daerah terpencil yang ada diwilayah Kabupaten Donggala. Dimana Kecamatan Pinembani yang terdiri dari Sembilan Desa dan memiliki IDM 0, 4455, sehingga dikategorikan sebagai Kecamatan sangat tertinggal hampir disemua bidang,”sebutnya.



Disampaikannya lagi, Di Kecamatan Pinembani juga terdapat 13 SD dan Tiga SMP dengan jumlah siswa yang terdaftar dalam peserta dapodik yaitu 1.720, akan tetapi ada sekitar 72 orang anak terancam putus sekolah karena ketidak aktifannya bersekolah.


Sehingga untuk mengantisipasi hal tersebut, maka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Donggala menerapkan strategi pelayanan dan penyelenggaraan pendidikan melalui pembentukan sekolah alam.


“Sebagai upaya untuk pengembangan potensi anak usia sekolah di daerah terpencil Posikola Ri Dacil. Dengan harapan tidak ada anak usia sekolah yang tidak bersekolah, sehingga dapat meningkatkan angka rata-rata sekolah dan angka harapan sekolah,”kata H. Kasmudin (Kadis) dihalaman Kantor Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Donggala pada saat Launching, Rabu 07 Juli 2021.


Sementara itu, Bupati Donggala Kasman Lassa dalam sambutannya menyarankan kepada Pemerintah Kecamatan agar selalu melakukan koordinasi dan konsultasi kepada Pemerintah Daerah, serta pertemuan dengan orang tua murid, tokoh adat, masyarakat dan guru, guna melakukan perubahan yang ada di Kecamatan Pinembani.


“Ini yang tidak dilakukan sebelumnya, jadi saya minta ini dilakukan, Insyaallah dalam waktu dekat Pemda Donggala akan melakukan kunjungan ke Kecamatan Pinembani, dalam rangka meninjau lokasi untuk pembuatan program salah satunya yaitu membangun Mes Pendidikan,”jelas Kasman Lassa.


Hal itu merupakan tempat tinggal yang dibuat untuk guru-guru yang ditempatkan di Kecamatan Pinembani, “Karena selama ini tidak ada guru yang betah tinggal di Kecamatan Pinembani untuk mengajar, karena beralasan tidak ada tempat tinggal,”ujarnya.


Bupati berharap dengan adanya Mes Pendidikan, guru-guru yang nantinya ditempatkan di Kecamatan Pinembani tidak ada alasan lagi untuk meninggalkan tugasnya.


“Semoga dengan adanya inovasi Posikola Ri Dacil dapat mengakselerasi peningkatan mutu pendidikan dengan mewujudkan sekolah alam, khususnya di Kecamatan Pinembani, Pungkas Kasman Lassa. **(Syamsir)**          

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama