Paripurna Kelima : DPRD Donggala Sampaikan Laporan Hasil Kerja Banggar Tahun Anggaran 2021



TRANS SULTENG - DONGGALA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Donggala menggelar rapat Paripurna Kelima Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2021, dalam rangka Laporan Hasil Kerja Badan Anggaran (Banggar) membahas Ranperda Perubahan APBD Kabupaten Donggala Tahun Anggaran 2021.

Dalam rapat Sidang Paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua Satu, Sahlan L Tandamusu didampingi Wakil Ketua Dua, Asis Rauf, Sekretaris Dewan, Lukman, SH dan dihadiri oleh Wakil Bupati Donggala, Moh. Yasin, S. Sos., M. Ap, Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala, Dr. Rustam Efendi, S. Pd., SH., M. Ap, Asisten Satu dan Dua serta para OPD dan Kepala Bagian yang ada dilingkup Kabupaten Donggala. Dimana kegiatan itu berlangsung diruang Sidang Utama Kantor DPRD Donggala, Selasa (28/09/2021).

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Dewan (Sekwan) Lukman dipersilahkan untuk membacakan Laporan Hasil Kerja Banggar membahas Ranperda Tentang Perubahan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Kabupaten Donggala Tahun Anggaran 2021.



Pertama. Pendapatan, pendapatan sebelum pembahasan sebesar Rp. 1.270.887.668.062 rupiah, setelah pembahasan berkurang  Rp. 3.558.661.018 rupiah. Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebelum pembahasan Rp. 62.577.136.863 rupiah, sesudah pembahasan berkurang Rp. 7.686.082.384 rupiah, Pajak Daerah sebelum pembahasan Rp. 26 Milyar rupiah, sesudah pembahasan berkurang Rp. 4.603.000.000 rupiah, Retribusi Daerah sebelum pembahasan Rp. 1.912.778.000 rupiah, bertambah menjadi Rp. 2.062.778.000 rupiah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan sesudah pembahasan Rp. 1.938.710.009 rupiah, tidak bertambah ataupun berkurang, Lain-lain PAD yang sah sebelum pembahasan Rp. 32.725.648.854 rupiah, sesudah pembahasan berkurang Rp. 3.233.082.384 rupiah.


Pendapatan Transfer sebelum pembahasan Rp. 1.159.991.131.199 rupiah, sesudah pembahasan berkurang Rp. 1.614.778.843 rupiah, Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat sebelum pembahasan Rp. 1.138.859.196.000 rupiah, sesudah pembahasan berkurang Rp. 23.839.356.000 rupiah, Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah sebelum pembahasan Rp. 48.319.400.000 rupiah, setelah pembahasan bertambah menjadi Rp. 54.061.600.209 rupiah.


Dua. Belanja, belanja sebelum pembahasan Rp. 1.285.625.643.671 rupiah, setelah pembahasan bertambah menjadi Rp. 1.349.740877.834,88 rupiah.


Tiga. Surflus/Defisit, sebelum pembahasan Rp. 14.737.975.609 rupiah, setelah pembahasan berkurang menjadi Rp. 67.673.895.181,88 rupiah.


Empat. Pembiayaan, (a). Penerima Pembiayaan sebelum pembahasan Rp. 16.737.975.609 rupiah, setelah pembahasan bertambah menjadi Rp. 84.411.870.790,88 rupiah.


(b). Pengeluaran Pembiayaan sebelum pembahasan sebesar Rp. 2 Milyar dan tidak bertambah ataupun berkurang. (c). Jumlah pembiayaan Netto sebelum pembahasan Rp. 14.737.975.609 rupiah, setelah pembahasan bertambah menjadi Rp. 82.411.870.790,88 rupiah.


“Jika antara dokumen pada lampiran Perda tidak sesuai dengan isi lampiran maka DPRD tidak bertanggungjawab, karena Badan Anggaran telah mempertanyakan dan mengingatkan kepada Pemerintah Daerah melalui pembahasan Badan Anggaran bersama TAPD selaku Perwakilan Daerah,”tutur Sekwan saat membacakan Laporan Hasil Kerja Badan Anggaran Membahas Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 dihadapan rapat Sidang Paripurna Kelima DPRD Kabupaten Donggala. (Syamsir)

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1
Post ADS 1