Sekda Berharap Tenaga Guru Didonggala Sudah Divaksin



Trans Sulteng- Donggala, Berdasarkan Surat Edaran Nomor : 1142/005/DISDIKBUD/2021 tentang Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas. Pemerintah Daerah Kabupaten Donggala menargetkan Delapan hari kedepan seluruh Tenaga Guru khususnya di Kabupaten Donggala sudah di Vaksin.


Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Donggala, Dr. Rustam Efendi, S. Pd., SH., M. Ap, Jumat 10 September 2021 di Kantornya. Bahwa kita ketahui bersama instruksi Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) sebagai tindaklanjut dari Surat Keputusan Bersama Empat Menteri, yakni Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan, Kesehatan, Agama, dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor  03/KB/2021, Nomor 384 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MEN-KES/4242/2021, Nomor 440-717 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelanjaran di Masa Pandemic Corona Virus Disease 2019 (Covid-19),” tuturnya.


Dikatakannya lagi, bahwa salah satu syarat untuk melaksanakan PTM terbatas tersebut adalah seluruh guru harus dipastikan sudah di Vaksin.


“Saat ini dari tujuh ribu guru yang bertugas di Kabupaten Donggala, baru sekitar dua ribu yang telah divaksin,” sebut Rustam Efendi.


Dimana dari hari rapat kami dengan Dinas Kesehatan, kami menargetkan selama Delapan hari kedepan Guru menjadi prioritas penerima Vaksin, ucapnya.


Olehnya itu, untuk mengidentifikasi para Guru yang belum divaksin, Rustam Efendi (Sekda) akan bekerjasama dengan pihak Kecamatan dan Puskesmas dimasing-masing wilayah.


“Jadi teknisnya para guru akan mengikuti Vaksinasi di puskesmas yang ada diwilayah tugas mereka masing-masing, kalau ada guru yang menolak divaksin dengan alasan tidak jelas, maka kami akan berkoordinasi dengan TNI dan Polri,” tegasnya.


 


Berdasarkan Surat Edaran Gubernur Sulawesi Tengah Nomor 420/791/SatgasCovid-19 tanggal 27 Agustus 2021 tentang Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka Untuk Kategori Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, serta Surat Edaran Bupati Donggala Nomor 440/0344/BAG.UMUM/2021 tanggal 24 Agustus 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Donggala.


Adapun hal-hal yang disampaikan sebagai berikut :


Pertama. Pelaksanaan Pembelajaran di satukan Pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan atau pembelajaran jarak jauh.


Kedua. Bagi Satuan Pendidikan yang melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas dilaksanakan dengan kapasitas maksimal 50 persen kecuali untuk SDLB maksimal 62 sampai dengan 100 persen dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal Lima peserta didik perkelas. PAUD maksimal 33 persen dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal Lima peserta didik perkelas.


Ketiga. Kesiapan Satuan Pendidikan dalam pembelanjaran tatap muka terbatas ialah (a), mengisi daftar periksa pada laman Aplikasi Survey PTM. (b), memperoleh izin orang tua/wali dalam bentuk surat pernyataan. (c), membentuk Satgas Covid-19 di Sekolah. (d), menyiapkan Petunjuk Teknis pelaksanaan tatap muka terbatas di Sekolah. (e), menyiapkan alat/bahan kelengkapan pencegahan Covid-19 dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. (f), melaporkan persiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas di Sekolah ke Dinas Pendidikan.


Keempat. Apabila terdapat warga sekolah yang terkonfirmasi Positif Covid-19 segera menghentikan pembelajaran tatap muka, terbatas sampai kondisi kembali kondusif.  Syamsir  

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1
Post ADS 1