Ketahuan Curang BKN Diskualifikasi 27 Orang CASN, Sebelum Lulus Tahapan Online


TRANS SULTENG, Toli-Toli- Terkait kasus rekrutmen CPNS di Kabupaten Buol Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) yang  menghebohkan jagad media nasional berbuntut pelaporan oleh Bupati Buol dr.H. Amirudin Rauf,S.P,OG,M.Si,ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional IV Makassar.

Akhirnya berujung bencana dan berhasil mengugurkan27 Orang CASN yang terindikasi melakukan penyimpangan dengan proses ujian online, Rabu,(3/11/2021).

Menerima laporan dari Bupati tersebut, BKN segera mendiskualifikasi 27 orang yang berasal dari luar daerah Kabupaten Buol, Provinsi Sulteng.

Di konfirmasi secara terpisah,pihak panitia BKD Kabupaten Buol mengatakan Kisruh yang terjadi akibat proses ujian rekrutmen CASN, yang di tangani BKN dan peserta sejumlah 27 orang tidak pernah lagi mengikuti 2 tahapan ujian itu.

Secara umum orang menganggap pengumuman yang di beritakan secara resmi adalah sebuah kelulusan. namun saat di konfirmasi awak media ternyata yang di umumkan adalah hasil nilai rilis BKN beberapa waktu lalu yaitu seleksi Kompetensi dasar (SKD). 

Lolosnya peserta CASN sesuai nilai ambang batas, yang terdiri dari 3 komponen yakni TIU,TWK dan TKP.

Ketiga komponen itu berakumulasi nilainya yang kemudian menjadikan seorang peserta CASN passing grade.

Lanjut kemudian, setelah kasus itu mencuat, BKN mengambil ketegasan dan mendiskualifikasi ke-27 orang peserta yang di anggap curang dengan nilai tinggi.

Maka otomatis peserta dengan nilai di bawah dari 27 orang tersebut naik menduduki peringkat yang sebelumnya di isi oleh 27 orang CASN tersebut.

"Oleh sebab itu, bila kita pahami maka tidak ada lagi putra daerah yang di rugikan," kata Panitia yang enggan disebutkan namanya.

Selanjutnya, setelah tahapan seleksi Kompetensi Dasar (SKD), masih ada 2 (dua) tahapan lagi yang akan di ikuti oleh peserta CASN yang semuanya di lakukan secara online yaitu Seleksi Kompetensi Bidang (SKB),dan wawancara.

Jadi, pengumuman lolos SKD bukan menentukan seorang peserta itu lulus ASN sebab masih ada 2 tahapan lagi setelah itu.

Di ketahui sebelum tiga tahapan ini berakhir, Bupati Buol Dr.H Amirudin Rauf sigap melaporkan kecurangan ini ke BKN regional IV Makassar selaku pelaksana kegiatan.

"BKN merasa tercoreng dengan Viralnya kasus ini hingga berujung pada di Diskualifikasikannya peserta sejumlah 27 orang yang terindikasi curang," Tegas Amiruddin Rauf.

Sementara itu di konfirmasi, pihak panitia pelaksana BKD Buol menuturkan, Ujian berskala nasional itu terlaksana dengan persentase kelulusan 59,18 persen peserta dari warga  Buol sendiri dengan formasi yang tidak terisi kurang lebih hampir 200.Heny/GN

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1
Post ADS 1