Pembukaan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Perubahan RPJMD Kabupaten Donggala 2019-2024.


Trans Sulteng,Donggala -Wakil Bupati Donggala Moh. Yasin, S. Sos., M. Ap, membuka  Forum Konsultasi Publik (FKP) rancangan awal perubahan, Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Donggala Tahun 2019-2024, di

Aula Kasiromu Kantor Bupati Donggala, Senin (01/11/2021. 

Kegiatan FKP P-RPJMD yang digagas oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Donggala  tersebut, dihadiri Pimpinan OPD, Kabag Lingkup Sekretariat Daerah, Camat Se-Kabupaten Donggala, Kepala BPS Donggala, Ketua MUI, FKUB dan Pimpinan BPD cabang Donggala serta tim Akademis Untad penyusun P-RPJMD Kabupaten Donggala.

Kepala BAPPEDA Kabupaten Donggala, Dr. H. Muhammad Ali, S. Pd., M.M, dalam laporannya menyampaikan tujuan dilaksanakannya FKP P-RPJMD yaitu untuk mendapatkan masukkan dan saran penyempurnaan, dalam menyusun dokumen Rancangan Awal P-RPJMD Kabupaten Donggala Tahun 2019-2024.

Adapun hasil yang ingin dicapai dari FKP tersebut ada dua yaitu pertama tersedianya bahan masukan yang dibahas bersama Kepala Perangkat Daerah dan pemangku kepentingan, bagi penyempurnaan rancanagan awal P-RPJMD Kabupaten Donggala.

Kedua terpenuhinya tahapan dalam penyusunan P-RPJMD, sebagaimana yang diamanatkan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017.

Sementara itu, Wabup dalam arahannya menyampaikan beberapa hal diantaranya yaitu pertama memaksimalkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan aparatnya, dalam arti pemerintah mendorong masyarakat agar bisa maju.

"Saya kira sebelum kita membangun kemampuan maindset masyarakat, kita juga harus membangun kapasitas dan mainsed aparat sebagai penyelenggara pemerintah pelayanan yang responsif," tegas Wabup.

Kedua menyamakan frekwensi dan tindakan, maka pada forum tersebut Wabup berharap agar  peserta forum dapat memberikan sebuah gagasan besar, untuk membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Donggala dan pembangunan di Kabupaten Donggala.

"Saya belum yakin kalau masyarakat Donggala itu miskin mungkin ada hal yang kurang, olehnya menurut Wabup data di lapangan bahwa potensi ini adalah masyarakat  tidak mendapat pengetahuan yang cukup terhadap aktifitasnya, misalnya Nelayan tradisional dan petani tradisional.

maka tugas kita membantu mereka untuk memberikan pengetahuan," ujar Wabup.

Olehnya terkait dengan hal tersebut Wabup menyimpulkan ada tiga poin penting yaitu pertama dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat, diberi penguatan terhadap kemampuannya dan maindsetnya untuk membangun Donggala bukan hanya untuk dirinya sendiri.

Kedua tidak pernah fokus terhadap satu komoditi dan tidak punya komoditi unggulan.

Sehingga untuk ke depan, Wabup berharap harus fokus pada satu komoditi, yang Insya Allah bisa membangun daerah termasuk dikecamatan-kecamatan.

Ketiga belum mempunyai penataan kawasan, sehingga belum bisa melakukan sesuatu artinya tata ruang harus memberikan perencanaan dan menyiapkan kawasan.

"Semoga apa yang dilakukan hari ini, dapat bermanfaat bagi kita dan masyarakat Kabupaten Donggala, bahkan orang lain yang punya harapan terhadap Donggala bisa maju dan sejahtera," harap Wabup.

Dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara perwakilan peserta FKP rencana awal perubahan RPJMD Kabupaten Donggala 2019-2024. Propim/syamsir

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1
Post ADS 1