Data Pemilih Berkelanjutan, Ini Penjelasan Ketua KPU Donggala


Trans Sulteng-Donggala, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Donggala, M. Unggul, S. Sy., M. Si, saat ditemui media ini terkait data dalam pemutakhiran data pemilih berkelanjutan menjelaskan, bahwa data pemilih berkelanjutan yaitu sebagai bentuk kerja yang dilakukan oleh KPU.

“Data pemilih berkelanjutan itu kami lakukan, untuk mendata dan mengeluarkan orang yang sudah meninggal dalam daftar pemilih,” sebut M. Unggul diruang kerjanya pada Senin (07/02/2022) siang.

Karena tujuan KPU bagaimana hak pilih masyarakat Donggala dapat tersalurkan, tercatat dan didata pemilih, sehingga diharapkan dihari pemungutan suara bisa melakukan hak pilihnya di TPS.

Dikatakannya lagi, data pemilih itu ada dua point, Pertama, orang kita bisa daftarkan sebagai pengguna hak pilih, mulai dari pemilih pemula, karena pengalaman kemarin itu banyak yang tidak ada KTP nya.

“Orang yang tidak ada KTP nya itu pasti dia tidak bisa memilih, karena tidak ada alat administrasi yang bisa dijadikan bukti sebagai pengguna hak pilih dan itu kita dorong kepada Pemda untuk dibantu ketika nanti kita tanamkan dilapangan, seperti orang yang tidak punya KTP dan KK, ini difasilitasi,” ucapnya.

Kedua, orang yang meninggal harusnya secara administrasi itu dikeluarkan dari DPT (Daftar Pemilihan Tetap), tapikan prosesnya panjang misalnya untuk mengeluarkan dari surat keterangan dari keluarga, Kepala Desa kemudian akte kematian.

“Prosesnya itu yang meninggal akte kematian, kemudian diproses ke capil, dan capil mengeluarkan, naa itu yang akan kita ambil dari hasil ferifikasinya capil, baru dengan itu kita mengeluarkan orang yang meninggal,” tuturnya.

Ditambahkannya, yang menarik sebenarnya kata M. Unggul pas selesai kegiatan MoU dengan Pemda, pak Sekda katakan dia akan membentuk satgas. “Satgas itu dibentuk per RT, RW, Kepala Dusun, yang mendata manusia yang ada di dalam ruang lingkupnya itu, misalnya RT dia kerja saja jadi RT, siapa yang meninggal, yang sudah berapa tahun terkena covid, dan itu kayaknya kita akan diskusi lebih jauh,” kata M. Unggul saat berdiskusi bersama Sekda disalah satu Kantor di Donggala usai kegiatan Penandatangan MoU belum lama ini. Menurut M. Unggul dengan adanya masukan pak Sekda seperti itu, akan terbantu dan akan berdiskusi lebih jauh lagi, dan akan mencari anggarannya di Dinas mana saja yang akan melekat anggaran tersebut.

“Kalau pak Bupati Donggala ijinkan membentuk Satgas, saya akan bentuk, tinggal merumuskan timnya Satgas, dan itu mungkin yang belum mereka tindaklanjuti, jadi Otputnya nanti juga itu Satgas banyak, bisa data itu dipakai nanti di Pilkades, penyandingan data orang yang meninggal covid, begitu arahnya itu, dan juga untuk KPU dibilang bagus, jadi bukan hanya KPU diuntungkan jadi semua, dan ini bukan muncul dari KPU tapi muncul dari beliau sendiri (Sekda),” tandasnya. (Syamsir)          

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1