PEMBANGUNAN TERMINAL PELABUHAN DONGGALA DIBANAWA DIMULAI MINGGU KETIGA FEBRUARI 2022


Trans Sulteng-Donggala, Dinas Perhubungan Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah melalui Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Polin Hasibuan, ST., M. Si mengatakan, terkait dengan pembangunan Pelabuhan di Kabupaten Donggala ada Dua Pelabuhan yang akan dibangun, Pertama adalah Pelabuhan Terminal Donggala yang ada di Anjungan Gonenggati tepatnya di perbatasan Kelurahan Kabonga Kecil dan Tanjung Batu Kecamatan Banawa.

Kedua, Terminal Pelabuhan Wani yang berada di Kecamatan Tanantovea. Khusus untuk Terminal Pelabuhan Donggala di Anjungan Gonenggati ini sudah selesai pemataan formal, cuma belum bisa disampaikan secara resmi, karena itu kewenangan dari Pemerintah Pusat melalui Kementrian Perhubungan.

“Cuman sedikit informasi, salah satu BUMN yang akan melaksanakan pekerjaannya dan pekerjaan itu akan dimulai nanti di minggu ketiga di bulan Februari 2022 ini,” ucap Polin Hasibuan saat ditemui media ini diruang kerjanya pada Senin sore (07/02/2022).

Polin menjelaskan, memang banyak yang masih harus saya lakukan sebagai super lokal ADB di Pemda Kabupaten Donggala ini, terkait relokasi pemilik kave yang ada di Anjungan Gonenggati, tapi Alhamdulillah mereka sudah mulai pindah.

“Pemilik kave yang ada di bawa (Anjungan Gonenggati) sudah perlahan-lahan membongkar kavenya, akan tetapi masih ada tiga kave yang masih bongkar pelan-pelan, karena pada saat pelaksanaan pekerjaan itu memamg betul-betul amanat dari ADB. Dan itu memang tidak ada lagi aktifitas dilokasi tersebut, yaa sekiranya kalau berdasarkan Timeline ADB itu melalui Kementrian Perhubungan itu minggu ketiga akan segera pelaksanaan pembangunan,” sebutnya.

Polin menuturkan, bahwa administrasinya itu namanya Kantor Syabandar Otoritas Pelabuhan Teluk Palu Kelas Dua, tetapi didalam administrasi itu nama kantor terdiri dari beberapa terminal, naa kadang secara pengertian masyarakat awam terminal itu adentik dengan terminal darat, padahal sebenarnya bukan, tetapi terminal yang dimaksud adalah pelabuhan laut.

“Jadi Untuk terminal pelabuhan dikantor syabandar otoritas pelabuhan teluk palu itu ada tiga, Pertama pelabuhan pantaloan di peruntuhkan untuk peti kemas, kedua, terminal pelabuhan wani diperuntuhkan untuk pelabuhan rakyat oleh kapal-kapal kayu, dan ketiga, terminal pelabuhan di gonenggati diperuntuhkan oleh kapal penumpang pelni dan kargo. Jadi akan dibangun dua dermaga, dermaga penumpang dan dermaga kargo,” pungkasnya.

Diketahui bahwa pelaksanaan Studi Kelayakan atau Feasibility Study (SF), Rencana Induk Pelabuhan (RIP), Daerah Lingkungan Kerja (DLKr) dan Daerah Lingkungan Kepentingan (DLKp) Pelabuhan Donggala, Pantaloan, dan Wani, dalam kegiatan Emergency Assistance for Rehabilitation and Reconstruction (EARR) untuk membenahi kerusakan infrastruktur dan fasilitasi akibat bencana alam gempa bumi dan tsunami 28 September 2018 silam. (Syamsir)                

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1