PENGENDARA KELUHKAN KOTORAN SAPI BERSERAKAN DI JALAN



Trans Sulteng-Donggala, Kotoran sapi berserakan dijalan raya akibat ternak sapi bebas berkeliaran di tempat umum. Salah seorang pengendara roda dua menyatakan bahwa kotoran sapi itu meresahkan, karena menyulitkan pengguna jalan.

“Kami harap kepada pemilik ternak sapi agar ternaknya dikandangkan. Selain menimbulkan bau atau kotoran, hewan sapi pun bisa menimbulkan kecelakaan, sebab para pengendara yang melintas dijalanan pasti akan menghindarinya, terutama kendaraan roda dua,” kata Kibo kepada media ini, Jumat (11/02/2022).

Diapun mengatakan, bahwa kotoran sapi ini terlihat pas di area perkantoran di Donggala. “Kotoran sapi ini juga bukan cuma dijalan raya, tapi juga terlihat diatas torotoar jalan, bahkan hewan sapi itu sudah masuk dihalaman kantor, bukan cuma sapi saja yang masuk dihalaman kantor tapi juga kambing,” ujarnya.

Menurut dia, hewan sapi dan kambing ini harus ditertibkan Pemerintah. “Kendaraan punya jalan hewan punya kandang, jangan gara-gara sapi anda orang jadi sengsara, dan kotorannya sapi itu terkesan menjadi daerah yang jorok,” jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Donggala, Hari Soetjahyo, S. Pt, saat ditemui beberapa wartawan mengatakan, demi mengurangi berkeliarannya hewan ternak seperti sapi dan kambing dijalan umum, khususnya di Donggala, kami berencana akan membuat kandang dihalaman kantor.

“Halaman belakang kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan kita akan fungsikan menjadi tempat penyimpanan ternak seperti sapi dan kambing, kita akan buat kandangnya yang besar, mungkin ada sekitar 50 hewan ternak bisa menampung,” ucap Hari Soetjahyo diruang kerjanya.

“Saya berinisiatif untuk menjadikan halaman kantor menjadi tempat penyimpanan hewan sapi dan kambing yang liar, terlebih dahulu kami akan berkoordinasi dulu dengan Camat  dan akan mengadakan sosialisasi dan mengundang para pemilik ternak di Donggala, jika setelah sosialisasi itu kami adakan terus tidak di indahkan pemilik ternak, maka jangan salahkan kami jika hewan ternaknya dikandangkan di kantor Peternakan dan Kesehatan Hewan, jika sipemilik hewan ternak ingin mengambil ternaknya harus ada surat dari Kelurahan dan saya akan sampaikan nanti di kegiatan sosialisasi, biar tidak ribut,” pungkasnya. (Syamsir)  

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1