TIGA TERDAKWA NARKOTIKA, SATU DIVONIS HUKUMAN MATI


Trans Sulteng-Donggala, Satu dari tiga terdakwa penyelundupan Narkoba jenis sabu seberat 95,062 kilogram masing-masing dalam berkas terpisah Alfian Awumbas Bin Morens dijatuhi hukuman mati sedangkan Jaherang Bin Muhamad Tahir dan Mas'ud Bin Usman dijatuhi hukuman seumur hidup, Huston Jumadi Amrullah (meninggal dunia).

Perkara ini digelar secara virtual diruang Sidang Utama Kantor Pengadilan Negeri (PN) Donggala pada Rabu (09/02/2022) dipimpin Majelis hakim yang diketuai Ni Kadek Susantiani, S.H., M.H. dan anggota masing-masing Armawan, S.H., M.H. dan Vincencius Fascha Adhy Kusuma, S.H.

Ketiga terdakwa ini terbukti melakukan tindak pidana Narkotika tanpa hak dan melawan hukum, sebagaimana dalam pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Majelis hakim menguraikan alasan-alasan pemberat pidana bagi para terdakwa sangat besar dengan total berat 95,062 kilogram dan terdakwa terlibat dalam peredaran gelap Narkotika lintas Negara dan perbuatan terdakwa tidak mendukung program Nasional dalam pemberantasan peredaran gelap Narkotika, jelasnya.

Sementara Jaksa Penuntut Umum Rifaizal mengatakan, bahwa perkara ini adalah sejarah dilakukan oleh Pengadilan Negeri Donggala. Sebab sebelumnya belum ada putusan pidana hukuman mati.

“Terdakwa atasnama Alfian Awumbas Bin Morens mendapat putusan hukuman mati. Alfian ini adalah jaringan bos besar Negara Malaysia bersama temannya yang sebelumnya meninggal dunia akibat pendarahan setelah ditembak dibagian lutut,” sebut Rifaizal.

Dikatakannya lagi, sedangkan terdakwa Jaherang Bin Muhamad Tahir dan Mas'ud Bin Usman ini adalah sebagai kurir yang tidak mengetahui berapa imbalan dari pengantaran barang haram tersebut, pungkasnya. (KB/Syamsir)

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1