Perayaan Hari Raya Nyepi Di Kabupaten Tolitoli Berlangsung Aman dan Terkendali



TransSulteng,ToliToli- Ketua Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Tolitoli Nyoman Martade.SE.MSi ditemui dikediamannya (Rabu,02-03/2022) didesa Sibea kecamatan Lampasio Kabupaten Tolitoli Provinsi Sulawesi tengah Mengatakan untuk menyambut Hari raya Nyepi berbagai macam kegiatan diantaranya Melasti upacara pensucian diri untuk menyambut hari suci Nyepi oleh seluruh umat Hindu yang bertujuan menghanyutkan kotoran alam mengunakan air suci kehidupan untuk kesucian lahir dan bathin.

Catur Brata penyepian ditempuh dengan cara meditasi, Samedi dan perenungan diri disuasana hening sebagai upaya membangun konsentrasi dengan tenang agar kembali kepada jati diri.

Lanjut Nyoman, Amati gni (tidak menyalakan api) Amati karya (tidak melakukan kerja melaikan tekun mengerjakan pensucian diri) Amati Lelungan (tidak bepergian,mawas diri dirumah dan memusatkan diri kepada Tuhan) Amati lelaguan (tidak bersenang-senang / kendalikan hawa nafsu termasuk tidak makan dan minum).

Ngemak Gni penanda berakhirnya catur Brata penyepian yang juga menjadi momen mohon kepada hyang Widhi untuk mendapatkan keteguhan hati serta kesucian selama kurun waktu satu tahun sekaligus saling memaafkan pada sesama agar mendapat berkah dari hyang Widhi Wasa.

Ngambek Gni melaksanakan persembahyangan bersama.

Talur Agung kesange merupakan upacara yang digelar sehari jelang perayaan Nyepi upacara ini berdasarkan konsep ajaran tri hita Karana yakni menyelenggarakan hubungan tiga elemen, Manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, manusia dengan alam semesta tujuannya menetralisir energi negatif dari bhuta kala atau mahluk simbol keserakahan supaya terjadi harmoni sehingga memberi kemakmuran,kenyaman serta keamanan bagi masyarakat," Jelasnya.

Adapun tema hari raya Nyepi yaitu Aktualisasi nilai tat twam asi dalam  moderasi beragama menuju Indonesia tangguh..WAHYU 

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1
Post ADS 1