Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2022, Polres Kebumen: Warga Bisa Mudik Lebaran 2022



TransSulteng--Kebumen-Guna menjamim masyarakat aman dan sehat dalam perayaan Idul Fitri 1443 H/2022, apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2022 digelar Polres Kebumen.

Apel digelar di lapangan upacara pendopo rumah dinas Bupati Kebumen dipimpin langsung oleh "Tiga Pilar" yang terdiri dari Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Dandim 0709 Kebumen Letkol Inf Eduar Hendri dan Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama serta diikuti Kajari Kebumen Fajar Sukristiawan, Jumat (22/4).

Dengan ditandainya apel gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2022, operasi akan dilaksanakan 12 hari, mulai tanggal 28 April sampai tanggal 9 Mei 2022.

Hal ini sedikit lebih maju karena pelaksanaan mudik lebaran tahun ini dimulai lebih awal. Polres Kebumen sendiri menerjunkan 703 personel pengamanan untuk membantu para pemudik lebaran.

Dalam amanatnya, Bupati Kebumen mengungkapkan perayaan Idul Fitri tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena Pemerintah memberikan kelonggaran kepada masyarakat untuk merayakan berkumpul bersama keluarga termasuk mudik lebaran. 

Arif memastikan tidak ada penyekatan pada jalur perlintasan mudik lebaran. Personel pengamanan dari Polres Kebumen akan standby 24 jam full di titik rawan macet mudik selama operasi berlangsung. 

"Kebijakan Pemerintah tidak melarang masyarakat untuk perjalanan mudik lebaran telah ditanggapi eforia, hal ini terbukti berdasarkan survey diprediksi 85,5 juta masyarakat kita akan melaksanakan mobilitas atau perjalanan selama lebaran," ungkap Arif Sugiyanto. 

Adanya hal tersebut maka akan sangat rawan terhadap transmisi COVID-19, baik menjelang, saat, ataupun pasca perayaan Idul Fitri. Pergelaran vaksinasi dalam hal ini sangat penting untuk menyelamatkan bangsa Indonesia dari bahaya Pandemi COVID-19. 

Selanjutnya ditambahkan Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama, operasi yang sekarang sedang dilaksanakan adalah Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka cipta kondisi menjelang Operasi Ketupat dangan sasaran distribusi sembako, penyakit masyarakat, minuman keras, judi, prostitusi, narkoba, petasan serta balon udara yang berpotensi mengganggu penerbangan.

Hasil KRYD Polres Kebumen, sedikitnya menyita 2.286 botol Miras berbagai merk, 756 liter miras oplosan, dan 61 Kg serbuk petasan serta 29 petasan berbagai ukuran. Barang bukti tersebut dimusnahkan setelah apel gelar pasukan Operasi Ketupat Candi di halaman Pendopo Kebumen. 

"KRYD digelar selama dua minggu, sekaligus sebagai cipta kondisi sebelum Operasi Ketupat Candi. Ini tentunya keberhasilan kita bersama di lapangan, sinergitas bersama dengan TNI, Satpol PP serta instansi terkait," jelas AKBP Piter. 

Pemusnahan barang bukti diawali dengan penandatanganan berita acara pemusnahan yang dilakukan oleh Bupati Kebumen, Kapolres Kebumen, Dandim 0709 Kebumen dan Kajari Kebumen. 

Sumber:umas Polres kebumen

( jandan/red)

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1
Post ADS 1