Dua Tahun Masyarakat Desa Tuntung Krisis Air Bersih, Pemdes Diam-Diam Saja


Transsulteng-Banggai -Desa Tuntung Kecamatan Bunta Kabupaten Banggai  Krisis Air Bersi yang diakibatkan oleh dampak kegiatan tambang nekel P.T Koninis Fajar Mineral (KFM), sehingga air bersih Desa Tuntung sudah dua tahun ini tidak dapat digunakan lagi.

"Air bersih yang dibangun Pemerintah Desa melalui anggaran Dana Desa itu sudah tertimbun dengan longsoran galian jalan Koridor Perusahaan, jalan tersebut melewati bak penampungan air bersih sehingga air yang digunakan tersebut sudah tertimbun longsoran".

"Yang mana pihak perusahaan berjanji waktu itu akan melakukan perbaikan sarana air bersih Desa Tuntung yang sudah tertimbun dengan longsoran sebelum masuk bulan suci Romadhon namun faktanya tidak dilaksanakan sampai sekarang ini" kata warga. 

"Seingat kami pihak Perusahaan berjanji waktu ada demo di kantor KFM di kelurahan Salabenda,seorang staf Perusahaan KFM sebut saja Cen Boften mengatakan sebelum bulan suci Ramadhon masyarakat Desa Tuntung sudah merasahkan air bersih yang di buat oleh pihak KFM, anehnya sampai hari ini belum ada kejelasan" kata sumber.

"Sementara air bersih yang di buat oleh pihak pemerintah desa dengan menggunakan anggaran dana desa sudah di rusak oleh pihak perusahaan, dan Perusahaanpun tidak punya itikad yang baik untuk melakukan perbaikan, manalagi paska bencana banjir yang baru-baru ini terjadi menimpa Desa Tuntung tambah parah lagi derita kami ucap warga".

"Sejumlah warga meminta Pemdes maupun BPD jangan hanya diam-diam saja dengan permasalahan ini karna ini kebutuhan besar masyarakat harus segra mengambil sikap mendesak ke pihak perusahaan untuk melakukan perbaikan air bersih" desak warga lagi resah.

Berita ini dirilis oleh Kaperwil Sulawesi Tengah berdasarkan hasil investigasi dari kedua orang Koresponden media ini sebut saja namanya Hendra Uloli & Wajir Peantok.

Pewarta: Kaperwil Sulteng.

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1