Launching Buku Pembelajaran Bahasa Daerah Dampal Tahun 2022 Diresmikan Bupati Tolitoli


TransSulteng-ToliToli -  Launching/peluncuran buku pembelajaran Muatan Lokal Bahasa Daerah Dampal 

pada jenjang Pendidikan Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Tolitoli Tahun 2022 diresmikan oleh Bupati Tolitoli bapak Amran Hi. Yahya yang ditandai dengan pemukulan Gong dan penyerahan secara simbolis  Buku Pembelajaran  Mulok Bahasa Dampal kepada Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan Kecamatan Dampal Utara dan Dampal Selatan, Selasa, 07-06/2022 di Taman Dg. Mallawa Desa Bangkir Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Tolitoli. 

Launching/peluncuran buku pembelajaran ini dihadiri pula Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Tolitoli yang juga selaku Ketua Dewan Adat Dampal bapak Anhar Dg. Mallawa, SE, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tolitoli Dr. Adjmain Laterey, M. Si beserta jajarannya, Kepala Bagian Hukum Setdakab. Tolitoli Muliadi Dg. Silasa SH. MH, Kabag Prokopim Setdakab. Tolitoli, Camat Dampal Utara dan Camat Dampal Selatan beserta unsur Forkopimca, Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Dampal Utara dan Dampal Selatan Kabupaten Tolitoli, para Kepala Desa Kecamatan Dampal Utara dan Dampal Selatan, para Kepala Sekolah di semua tingkatan Kecamatan Dampal Utara dan Dampal Selatan, Tim Penyusun Kurikulum Muatan Lokal, para Pemangku Adat Tolitoli, Dondo dan Dampal, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan dan tokoh pemuda.

Bupati Tolitoli Amran Hi. Yahya mengatakan,"  Buku pembelajaran Bahasa Daerah Dampal ini merupakan wujud nyata dari kepedulian serta apresiasi kita semua tehadap upaya pelestarian, pengembangan nilai budaya, adat dan bahasa daerah di Kabupaten Tolitoli. Untuk itu atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tolitoli, Tim Penyusun, nara sumber serta semua pihak yang terlibat, sehingga buku pembelajaran Bahasa Daerah Dampal dapat diterbitkan.

Semoga dengan diajarkannya bahasa daerah sebagai mata pelajaran muatan lokal ini dapat membekali peserta didik dengan sikap, pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengenal, mencintai dan melestarikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal didaerah ini," Kata Bupati.

Lebih lanjut Amran Hi.Yahya mengharapkan dukungan dari semua pihak," Untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan Bahasa Tolitoli, Bahasa Dondo dan Bahasa Dampal mengingat ketiga bahasa daerah tersebut adalah bahasa dari suku asli Daerah Kabupaten Tolitoli yaitu suku Tolitoli, suku Dondo dan suku Dampal. Demikian juga halnya dengan bahasa dari suku-suku lain yang ikut mendiami daerah Kabupaten Tolitoli yang kita cintai. Bupati mengingatkan agar kita semua jangan pernah malu menggunakan bahasa daerah sendiri, "justru kita perlu berbangga karena itu merupakan salah satu identitas budaya daerah kita, 

Jangan lagi ada kata dan kalimat suku pendatang tetapi mari kita bungkus perbedaan suku dan bahasa dalam bingkai persatuan untuk bersama-sama menumbuh kembangkan dan menambah khasanah adat serta budaya daerah yang sama-sama kita cintai ini sesuai dengan motto dari Dampal,   SI ITA SASAIBI MONTOLITUA  yang artinya kita semua adalah bersaudara," Tutup Amran.Hi.Yahya..WAHYU 

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1