ENGSIT /HENGKI WIDODO ,DI DUGA KORUPDI 65 M.


Transsulteng-Bandar Lampung.    Pemburufakta.               Proyek di Bandar Lampung yang menyalahi aturan dan penyalah gunaan demi kepentingan diri pribadi di sikat habis polda lampung.

Engsit tak hanya terlibat dugaan korupsi pembangunan jalan Jl. Sutami-Sri Bowono. Dia juga tersandung dugaan kasus pertambangan ilegal dan dua perkara lain yang belum dapat diungkapkan Polda Lampung.

Hengki Widodo, nama lengkap Engsit, komisaris PT. Usaha Remaja Mandiri (URM), telah diperiksa pekan lalu atas kasus pidana tersebut, kata Dirkrimsus Polda Lampung Kombes Pol Arie Rachman Nafarin.

Dia mengungkapkan kasus pidana lainnya yang mengaitkan Engsit usai Apel Gabungan Tekab 308 Polda Lampung dan Polres di Mapolda Lampung, Kamis (7/7/2022).

Kapolda Lampung Irjen Pol Ahmad Wiyagus memberi atensi khusus terhadap kasus dugaan korupsi pembangunan jalan Sutami-Sri Bowono ketika silaturahmi dengan para media di Mapolda Lampung, Kamis (30/6/2022). 

Kepada sejumlah awak media, Kamis (8/7/2022), Dirkrimsus Polda Lampung Kombes Pol Arie Rachman Nafarin mengatakan tinggal menunggu hasil audit BPK RI. Menurut BPK, bahan yang diberikan Polda Lampung sudah cukup, katanya.

Dia berharap bisa segera keluar jumlah kerugian negara berdasarkan kajian dari dokumen, hasil laboratorium, dan lainnya. BPK memerlukan waktu karena juga harus mengaudit banyak perkara korupsi dari seluruh Indonesia.

Kasus dugaan korupsi jalan nasional senilai Rp147 miliar yang merupakan proyek jalan nasional berupa konstruksi preservasi rekonstruksi tahun 2018 hingga 2019 diperkirakan merugikan Rp65 miliar.

Sejak Oktober 2020 hingga pertengahan tahun 2022, Polda Lampung pulbaket kasus ini.

 Pada 19 Mei 2021, PN Tanjungkarang telah menetapkan pemilik PT URM Hengki Widodo alias Engsit menjadi tersangkanya.

Tersangka lainnya Ditektur PT URM Bambang Wahyu Utomo, pengawas proyek Bambang Hariadi dan dua ASN Direktorat Bina Marga Kementerian PUPR bernama Sahroni dan Rukun Sitepu.

Namun, Majelis Hakim Joni Butar Butar memenangkan Engsit pada persidangan tanggal 27 Mei 2021. (Wis 389 her/SD)

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1