Kasus Pemalsuan Data, Kajari Sumenep Belum Beri Tindakan


 Transsulteng-Sumenep,---Demi tegaknya keadilan di wilayah Jawa Timur tepatnya di wilayah hukum pulau Kangean Kec.Arjasa Kab.Sumenep, DPD SKPPHI akan mengawal kasus yang diduga telah dilakukan oleh terdakwa ( Sanrawi ) sampai tuntas. 

Kasus dugaan pemalsuan data dengan terdakwa Sanrawi dan melalui beberapa kali proses persidangan saat ini sampai pada tahapan putusan,Selasa, 12/07/2022

Pengadilan Negeri Sumenep telah memberikan putusan kepada Sanrawi (Kades Gelaman) dengan putusan hukuman 1 tahun 2 bulan terhadap tindak pidana yang telah dia perbuat yang mana diduga telah melakukan pemalsuan dokumen demi kepentingan pribadi. 

Ketua DPD SKPPHI Jawa Timur R.Yulinda H. Tan menegaskan  DPD  SKPPHI  akan mengawal kasus ini sampai tuntas agar tidak ada lagi yang berbuat sebagaimana yang telah dilakukan oleh terdakwa (Sanrawi) dan demi tegaknya keadilan agar tidak ada bahasa orang kebal hukum.

"Kami akan mengawal kasus ini sampai ke banding dan kasasi, demi tegaknya hukum dan ketransparansi publik," ucap R.Yulinda H. Tan

Dia juga mengaku heran sampai saat ini terdakwa (Sanrawi) tidak ada tindakan penahanan padahal sudah jelas dan sudah di tetapkannya Sanrawi sebagai tersangka apalagi pengadilan negeri Sumenep sudah membuat putusan pidana 1 tahun 2 bulan dalam kasus pemalsuan dokumen.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sumenep yang berusaha dikonfirmasi media ini, tidak menjawab telpon, terlihat berdering tapi tidak diangkat.Begitupun dikonfirmasi via  pesan Whatsapp juga terlihat belum dibaca sampai berita ini tayang.yulanda

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1