Ketua DPW PJID-N Aceh Mengucapkan Selamat Terlantiknya Achmad Marzuki Sebagai PJ Gubernur Aceh

Transsulteng-Banda Aceh  -- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) perkumpulan jurnalis Indonesia demokrasi ( PJID) Nusantara Provinsi Aceh Suryadi Ks SH  mengucapkan selamat atas di lantiknya Mayor Jendral Achmad Marzuki sebagai Penjabat Gubernur Aceh,rabu  (6/7/2022).

Sebelumnya di beritakan Kementrian Dalam Negeri(Kemendagri) menjadwalkan pelantikan Penjabat(PJ) Gubernur Aceh pada Selasa(5/7/2022 pukul 16.00 WIB di Sasana Bhakti Praja, Gedung C Lantai 3, Kantor Kemendagri, Jakarta.

Di beritakan pula sebelumnya Mayjen TNI Achmad Marzuki yang saat ini menjabat sebagai Staf Ahli Kemendagri Bidang Hukum dan Kesatuan Bangsa baru saja menduduki jabatan itu usai di Lantik pada Senin(4/7/2022.

Ketua dewan pengurus wilayah (DPW). Suryadi. Ks. SH.. Sekretari. Kartiwi Daud.. Bendahara. Edy saputra.. Mengucapkan selamat atas pelantikan Bpk Ahmad Mazuki. Sebagai PJ. Gebernur Aceh. Dan harapan kartiwi Daud kpd pemimpin baru untuk kedepan nya di sampurna kan ekonomi rakyat aceh. Seperti harga sawit dan juga lapangan kerja di ciptakan oleh Bpk pemimpin yg baru di Aceh.. Itu saja harapan dari (perkumpulan jurnalis Indonesia Demokrasi nusantara)(PJID) Nusantara.

Ketua PJID Nusantara Aceh juga berharap dengan adanya PJ Gubernur Aceh yang baru dari kalangan Militer bisa menciptakan suasana damai di Aceh, pertumbuhan Ekonomi dan pembangun yang merata hingga ke pelosok desa, hingga menciptakan lapangan kerja dengan memaksimalkan usaha mikro kecil menengah (UMKM )masyarakat.

Achmad Marzuki mendapatkan pangkat Mayjen atau bintang dua ketika menjabat sebagai Pangdivif 3/Kostrad periode 2018-2020. Berturut-turut, ia menjabat sebagai Pangdam Iskandar Muda(IM) pada 2020 lalu. Artinya, Achmad Marzuki sudah berpengalaman memimpin prajurit TNI AD di Aceh. Ia kemudian di mutasi sebagai Aster KASAD pada 2021-2022.

Dan yang terakhir Ketua DPW-PJID Nusantara Aceh, sangat berharap agar Korupsi yang sudah merajalela di Aceh dapat segera di tuntaskan karena menjadi penyebab kemiskinan di Aceh, kesenjangan sosial, pembangunan yang tidak merata serta carut marutnya politik di Aceh 5 tahun terakhir,, dan bisa menuntaskan dugaan semaraknya Mafia Tanah  membuat Sertifikat di Atas Meja.tutupnya (Aiyub Bancin/Sri )

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1