MAKSIMALKAN PELAYANAN TANPA ADANYA PUNGLI

 

Transsulteng - Donggala - Sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli). Dimana kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Donggala dihadiri Polres Donggala, Kejaksaan Negeri Donggala, para Pimpinan OPD, para Camat dan Lurah serta Kepala Desa di Kabupaten Donggala. Kegiatan tersebut digelar di Aula Kasiromu Kantor Bupati Donggala.

Sosialisasi tersebut dalam rangka Wujudkan Bersih Pungli Pemerintah Daerah Kabupaten Donggala. Dalam Kesempatan itu, Bupati Donggala Dr. Drs. Kasman Lassa, S.H., M.H, menegaskan bahwa Pungli adalah Tindakan Pegawai Negeri atau Pejabat Negara atau Oknum Petugas Calo yang menawarkan jasa atau meminta imbalan kepada masyarakat dengan maksud mempercepat tercapainya tujuan walaupun melanggar prosedur yang dimaknai sebagai barang yang diambil dengan cara yang tidak benar dan tidak sesuai dengan ketentuan yang ada.

“Pungli termasuk dalam kategori kejahatan dalam jabatan yaitu penyalahgunaan kekuasaan untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain, dengan meminta kepada seseorang untuk memberikan sesuatu, seperti membayar atau menerima dengan potongan untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri,” ujarnya.

Bupati Kasman Lassa pun menjelaskan, prilaku Pungli terjadi di sebabkan karena adanya tiga faktor. Tiga faktor itu ialah Pertama, ketidak pastian pelayanan, sebagai akibat adanya prosedur pelayanan yang panjang melelahkan.

Yang Kedua, penyalahgunaan wewenang jabatan atau kewenangan yang melekat pada diri seseorang. Dan yang Ketiga ialah, kultural atau budaya organisasi yang terbentuk dan berjalan terus menerus disuatu lembaga, sehingga Pungli merupakan hal yang biasa dan terkait dengan Peraturan Presiden Repeublik Indonesia Nomor : 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli).

Bupati Kasman Lassa juga berpesan kepada seluruh Pejabat di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Donggala untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat tanpa adanya Pungli.

“Mari secara serius dan berkomitmen dalam pemberantasan Pungli secara tegas dan terpadu, kita perkecil ruang dan peluang akan terjadinya Pungli, dan mari melakukan perubahan prilaku pelayanan dari pola penerapan Pungli menjadi ditiadakan,” kata Kasman Lassa.

Bupati Kasman Lassa berharap kepada Polres Donggala dan Kejaksaan Negeri Donggala, agar saling membantu masyarakat dalam mendapatkan pelayanan yang baik dan prima tanpa adanya Pungli, tutupnya. (Syamsir)   

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1