Jelang HUT Mahkamah Agung Yang Ke 77 Tahun, PN Tolitoli Bekerja Secara Profesional

 


Transsulteng - TOLITOLI - Menjelang HUT Mahkamah Agung (MA) ke 77 yang jatuh pada tanggal 19 Agustus 2022 segenap jajaran ASN lingkup kerja Pengadilan Negeri (PN)Tolitoli akan menggelar upacara serentak.

Kepala Pengadilan Negeri Tolitoli Saptono.SH.MH mengatakan melalui humas  PN Tolitoli Fathan Fakhir Sriyadi SH saat ditemui di ruangannya (Selasa,16-08/2022). mengatakan," Saat ini PN menangani sejumlah perkara pidana para hakim tetap mengedepankan asas pengadilan cepat, sederhana dan berusaha mengadili dengan seadil-adilnya secara obyektif serta profesional sebelum memutuskan suatu perkara tanpa memandang status seseorang," Kata Humas PN.

Lanjut Fathan mengatakan," Sejak awal Januari hingga Agustus 2022, majelis hakim di PN sudah banyak memutuskan perkara yang telah inkrah dan memeliki kekuatan hukum tetap.Meski demikian masih terdapat sejumlah perkara meski telah mendapat vonis oleh hakim namun sifatnya belum bersifat final.

Dia mencontohkan ada satu perkara pidana yang telah diputuskan hakim namun oleh jaksa penuntut umum belum puas dengan putusan yang dibacakan dan masih menyusun agenda melakukan upaya hukum berupa banding ketingkat lebih tinggi lagi.

Kebanyakan perkara yang kami tangani disini lebih didominasi oleh kasus Narkoba dan pidana umum lainnya," Ungkap Fathan SH.

Dielaskanya pula," Seperti biasanya kasus-kasus yang di sodorkan dari kejaksaan ke hakim di PN untuk di sidangkan,biasanya sudah memasuki tahap penuntutan dan setelah melalui alur putusan dan dinyatakan telah inkrah,maka jaksa langsung mengeksekusi terpidana untuk di bawah ke lembaga permasyarakatan di Tambun.

Dijelaskan dalam menyelesaikan suatu perkara pidana di PN kata Fathan Fakhir Sriyadi SH,biasanya hakim berupaya menyelesaikan tugasnya dipersidangan sampai benar- benar ada putusan yang mengikat, sebelum masa penahanan terpidana berakhir,selain itu agar memperlancar masa persidangan,PN Tolitoli mempunyai Tiga ruangan persidangan yang salah satunya ruang sidang utama.tak hanya itu saat ini untuk proses persidangan perkara juga bisa dilakukan secara telekonferens jika dimungkinkan dan mendapat persetujuan dari Ketua PN," Tutupnya Fathan Fakhir Sriyadi.SH. WAHYU 

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1