Sebanyak 82 Guru Honor Di Kabupaten Donggala, Penerima Bantuan Apresiasi Dari BUMN, Belum Di Cairkan.

 

Transulteng-Donggala -Bantuan dana apresiasi dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk guru honorer di Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah belum dicairkan oleh Bank BNI.

Sejak dijanjikan pada 2020 silam,bantuan tersebut akan diberikan kepada 82 guru honorer berusia 50 tahun keatas dengan total Rp. 400 juta rupiah.

Siti Ramadhan salah satu guru honorer mengatakan, sejak 2020 hingga memasuki bulan Agustus 2022 ini, dana tersebut yang dijanjikan tak pernah mereka terima. Iapun tidak mengetahui secara pasti apa kendalanya hingga dana tersebut belum dicairkan.

Siti Ramadhan katakan lagi, seluruh syarat yang ditentukan sudah dipenuhi. “Belum ada, makanya kami bertanya-tanya kapan cair bantuan dari BUMN itu? Saya sudah bolak balik cek rekening, tapi belum ada, syaratnya sudah kami lengkapi semua. Bahkan kami sudah buka rekening di Bank BNI Perwakilan Donggala,” katanya kepada wartawan, Rabu 3 Agustus 2022 belum lama ini.

Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Donggala H. Kasmudin, SS.MM, saat ditemui dikantornya membenarkan adanya program BUMN untuk tenaga honorer.

“Benar, itu nama programnya bantuan apresiasi guru honorer tahun 2022. Dana untuk pengambilan bantuan BUMN di Bank BNI. Iapun mengungkapkan keherananya mengapa sejauh ini dana tersebut belum juga dicairkan oleh pihak BNI,” ujarnya.

“Saya juga heran dan tidak tahu, kenapa BNI tahan uang, padahal berkas para penerima sudah lengkap. Mestinya BNI cairkan saja kepada penerima yang sudah lengkap berkasnya, tidak perlu menunggu kolektif, karena uangnya sudah ada,” tutur Kasmudin.

Kepala Bidang (Kabid) Ketenagaan Disdikbud Kabupaten Donggala Sarno mengatakan, bahwa program tersebut diawali dengan kedatangan pihak Bank BNI. Mereka datang dengan membawa daftar nama-nama guru honorer pada tahun 2020 silam.

“Pihak BNI datang ke dinas bawah daftar nama guru honorer sebanyak 82 orang sebagai penerima dana apresiasi dengan syarat guru honorer yang berusia 50 tahun keatas, bantuan itu dari tahun 2020, tapi dana tersebut belum juga diterimanya, kami sudah sering menanyakan ke Bank BNI Cuma belum ada kepastiannya,” ucap sarno.

Sementara salah seorang pegawai Bank BNI Cabang Palu Indah Susanty dihubungi oleh wartawan melalui telpon genggamnya menjelaskan, bahwa berkas para penerima dana BUMN sudah dikirimkan ke Kantor Pusat.

“Tahapannya saat ini dalam pengiriman berkas ke Kantor Pusat, untuk proses bantuan apresiasi guru, secara teknis berbeda dengan bantuan yang biasa BNI salurkan,” kata Indah Susanty.

Menurutnya, mekanisme yang dilakukan BNI dimulai dari sistem college berkas terlebih dahulu, kemudian dilakukan verifikasi berkas. Kalau sudah sesuai langsung tahap pencairan.

“Begitulah mekanismenya, kebetulan berkas masuk sampai Juni dan Juli juga masih ada, kemudian saya verifikasi berkas. Proses selanjutnya kami kirim berkas ke kantor wilayah dan kantor pusat, lalu verifikasi, jika semua sudah sesuai, lanjut proses pencairan,” jelasnya. (Sir)  

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1