TransSulteng-Parigi-Kontraktor proyek pembangunan gedung layanan perpustakaan dan kearsipan Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng, meminta pemerintah memperpanjang waktu kerja hingga pada 29 Desember 2025 mendatang.
Direktur CV Arawan, Ridwan L, mengatakan, permohonan perpanjangan waktu pengerjaan dinilai perlu dipertimbangkan.
Apalagi dalam proses pengerjaan pembangunan menuai berbagai kendala. Pertama, pemindahan lokasi bangunan, terjadi pemindahan area lokasi kerja sehingga diperlukan land clearing, kemudian terdapat perubahan gambar kerja dan selisih volume pekerjaan sehingga diperlukan review design.
Menurutnya, pekerjaan Perpustakaan dan kearsipan parigi tinggal mines 7 persen dan akan selesai di Tanggal 14 desember .ia juga menegaskan SCM di keluarkan dinas jika pekerjaan itu mines 10 persen dan di ikuti dengan berita acara mengikuti aturan nya.
Selanjutnya, keterlambatan pencairan uang muka tahap pertama yang cair pada bulan Juli 2025, SPMK dimulai pada 16 Mei 2025, keterlambatan mobilisasi material dikarenakan akses buka tutup pada jalur kebun kopi serta keterlambatan pengecoran ready mix fc 25 MPa, dikarenakan kerusakan alat concrete pump yang direncanakan pada tanggal 10 Oktober tetapi terealisasi pada tanggal 22 Oktober 2025.
Hinga berita ini terbit dinas terkait belum memberikan respon , atau tanggapan.




















