Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah, Zullikar Tanjung, S.H., M.H., menyatakan bahwa pembangunan fasilitas baru ini merupakan bukti nyata komitmen korps Adhyaksa dalam mendorong reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah.
Dalam keterangannya, Wakajati Zullikar Tanjung menekankan bahwa sinergi erat antara Kejaksaan, Pemerintah Daerah (Pemda), dan DPRD merupakan kunci utama keberhasilan pembangunan infrastruktur penegakan hukum.
"Kami sangat mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una serta Ketua DPRD setempat. Tanpa kolaborasi yang kuat antara eksekutif, legislatif, dan yudikatif, mustahil fasilitas modern seperti Gedung BTSB dan Klinik Adhyaksa ini dapat terwujud dalam waktu singkat," ujar Zullikar Tanjung, Selasa (9/6/2026).
Dukungan Penuh Kejati Sulteng
Zullikar menambahkan, pihak Kejati Sulteng akan terus memantau dan memastikan agar fasilitas yang telah dihibahkan ini dimanfaatkan secara optimal.
Pemanfaatan ini bertujuan untuk memacu kinerja para jaksa dan staf di wilayah hukum Tojo Una-Una.
"Gedung BTSB akan menjadi tulang punggung digitalisasi layanan Kejaksaan, sehingga masyarakat dapat mengakses informasi dan layanan hukum dengan lebih cepat dan transparan. Sementara Klinik Adhyaksa adalah bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan aparatur, karena jaksa yang sehat akan bekerja dengan jauh lebih profesional," tegasnya.
Peran Strategis Pemda dan Ketua DPRD
Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tojo Una-Una juga mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan hibah dan dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah.
Kajari menegaskan bahwa seluruh fasilitas ini bermuara pada pemberian pelayanan terbaik bagi masyarakat.
"Pemerintah Daerah memberikan bantuan ini karena kami, sebagai institusi penegak hukum, berkomitmen penuh untuk memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat di wilayah hukum Tojo Una-Una," ujar Kajari.
Kajari juga secara eksplisit mengakui peran vital Ketua DPRD Tojo Una-Una dalam merealisasikan proyek tersebut.
"Semua ini tidak akan terlaksana tanpa andil dari Pak Ketua DPRD. Fasilitas ini bisa terwujud karena adanya 'ketokan' anggaran dari beliau. Kalau hanya berharap tanpa dukungan nyata legislatif, mungkin semua ini tidak akan terealisasi," akunya.
Harapan Masa Depan
Terkait status operasional Klinik Adhyaksa, Kajari menjelaskan bahwa saat ini fasilitas tersebut masih dalam tahap finalisasi administrasi. Namun, ia berharap pusat kesehatan ini dapat segera berfungsi optimal untuk menunjang kesehatan keluarga besar Kejaksaan serta masyarakat sekitar.
Dengan beroperasinya fasilitas digital dan kesehatan yang baru ini, Kejaksaan Negeri Tojo Una-Una optimis dapat semakin dekat dengan masyarakat, bekerja lebih efisien dalam penanganan perkara, serta terus menjaga citra positif institusi hukum di mata publik.
Pewarta: Ahmad Tuliabu













