Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dugaan Kualitas Menu MBG di SDN 1 Ampana Kota Disorot, SPPG Tombo Berikan Klarifikasi

السبت، 18 أبريل 2026 | أبريل 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-18T09:16:40Z


TransSulteng-Ampana kota – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 1 Kecamatan Ampana Kota menjadi perhatian setelah muncul dugaan terkait kualitas makanan yang diterima siswa.


Pada Sabtu (18/04/2026), sejumlah awak media melakukan penelusuran dengan mendatangi pihak sekolah serta penanggung jawab program MBG. 


Dari hasil wawancara, pihak sekolah menyampaikan adanya kendala pada menu makanan yang dibagikan kepada siswa pada Jumat, 17 April 2026.


Salah satu guru menjelaskan bahwa terdapat indikasi penurunan kualitas pada nasi yang diterima siswa. Sebagai langkah kehati-hatian, pihak sekolah segera mengimbau agar makanan tersebut tidak dikonsumsi.


“Kami menyarankan agar makanan tersebut tidak dimakan dan bisa diganti dengan alternatif lain,” ujar salah satu guru.


Pihak sekolah juga mengungkapkan bahwa pada pekan sebelumnya sempat muncul keluhan serupa, khususnya pada menu lauk yang dinilai memiliki aroma kurang sedap.


“Minggu sebelumnya juga ada keluhan dari siswa terkait lauk yang aromanya kurang baik,” jelas perwakilan sekolah.


Untuk menjaga keberimbangan informasi, awak media kemudian meminta klarifikasi kepada Kepala SPPG Tombo, Abdul Rahman, S.Pd. 


Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian sebelumnya, namun menilai perlu dilakukan pengecekan lebih lanjut. Sementara itu, untuk kejadian pada 17 April 2026, pihaknya mengaku belum menerima laporan resmi.


“Laporan sebelumnya sudah kami terima dan akan kami evaluasi. Untuk kejadian hari Jumat, hingga saat ini belum ada laporan yang masuk kepada kami,” jelasnya.

Perlu Evaluasi dan Pengawasan


Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat, mengingat program MBG bertujuan untuk mendukung pemenuhan gizi siswa. Sejumlah pihak berharap adanya evaluasi serta penguatan pengawasan agar kualitas makanan yang disajikan tetap terjaga.


Instansi terkait diharapkan dapat melakukan peninjauan dan pembinaan secara menyeluruh, baik dari sisi pengolahan, distribusi, maupun standar kelayakan makanan, sehingga program ini dapat berjalan optimal dan memberi manfaat bagi para siswa.

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini