Home
Notification
Label Mobile
Home
Terpopuler
Indeks
Banggai laut
Bangkep
Buol
Daerah
Donggala
Gorontalo
Luwuk
Morowali
Nasional
Palu
Parigi Moutong
Pekan baru
Poso
Sigi
Sukoharjo
Sulsel
Tojo Una una
×
Home
Terbaru
Terpopuler
Kategori Berita
Cari Berita
Palu
Parigi Moutong
Gorontalo
Daerah
Morowali
Sigi
Buol
Bangkep
Tojo Una una
Luwuk
ToliToli
Banggai laut
Donggala
Layanan
Susunan Redaksi
Copyright ©
Labels
Banda Aceh
Gorontalo
Jakarta
Jawa tengah
Makasar
Pekan baru
Semarang
Sragen
Sukoharjo
Sulsel
Tojo Una una
Berita Terpopuler
Dermaga Baulu Roboh, Ibu-Ibu Nyaris Jadi Korban: Warga Soroti Rusaknya Infrastruktur di Togean TOGEAN — Dermaga yang berada di Desa Baulu, Kecamatan Togean, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, dilaporkan roboh pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 03.30–04.00 WITA. Insiden tersebut nyaris menelan korban jiwa. Seorang perempuan asal Desa Tobil dilaporkan berada di lokasi ketika bagian dermaga/jembatan tersebut roboh. Beruntung, korban berhasil diselamatkan dan tidak mengalami luka serius. Korban disebut hanya mengalami keseleo. Informasi yang dihimpun menyebutkan, barang-barang yang berada di atas jembatan merupakan milik sejumlah ibu-ibu yang hendak kembali ke kampung masing-masing setelah mengikuti kegiatan Pramuka di Desa Baulu. Peristiwa ini sontak memunculkan sorotan keras terhadap kondisi infrastruktur di wilayah kepulauan tersebut. Warga menyebut kerusakan pada dermaga itu bukan persoalan baru, melainkan telah berlangsung cukup lama dan dinilai belum mendapat penanganan yang memadai. «“Dermaga atau jembatan itu so lama rusak, cuma dikasih biar terus. Akhirnya berakibat fatal. Syukur tidak ada makan korban,” ujar seorang warga.» Warga lainnya menilai kondisi tersebut menunjukkan perlunya perhatian lebih serius terhadap infrastruktur publik di wilayah kepulauan. «“Karena tidak ada perhatian pemerintah terhadap daerahnya, mungkin roboh begini,” ungkapnya.» Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, robohnya fasilitas publik ini menjadi peringatan serius. Dermaga di wilayah kepulauan bukan sekadar bangunan biasa, tetapi merupakan salah satu akses vital masyarakat untuk menunjang mobilitas antarkampung. Jika kerusakan tersebut memang telah berlangsung lama dan sebelumnya telah diketahui masyarakat, pertanyaan besar kini mengarah kepada pemerintah daerah: mengapa fasilitas yang menjadi akses penting warga dibiarkan dalam kondisi rusak hingga akhirnya roboh? Pemerintah setempat perlu segera memastikan tingkat keamanan dermaga maupun jembatan lain yang memiliki kondisi serupa. Pemeriksaan dan penanganan harus dilakukan sebelum kerusakan berubah menjadi ancaman terhadap keselamatan masyarakat. Peristiwa di Baulu ini semestinya menjadi alarm keras bagi pemerintah. Menunggu infrastruktur roboh sebelum bertindak bukanlah bentuk pencegahan, melainkan respons setelah risiko berubah menjadi musibah. Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari Pemerintah Kecamatan Togean maupun Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una terkait penyebab robohnya dermaga, kondisi bangunan sebelum kejadian, serta langkah penanganan yang akan dilakukan. Pewarta: Ramla Ismail
TransSulteng –TOGEAN — Dermaga yang berada di Desa Baulu, Kecamatan Togean, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, dilaporkan roboh pada J...
Pesta Rakyat HUT Ke-1 Kodam XXIII/Palaka Wira, Dihadiri Ribuan Masyarakat, semakin memantapkan Komitmen “Bersama Membangun Negeri”
TransSulteng –Palu,– Suasana penuh semangat kebersamaan dan kegembiraan mewarnai Pesta Rakyat dalam rangka memperingati HUT Ke-1 Kodam XXIII...
Jembatan Beton Garuda Merah Putih Resmi Dibuka, Mobilitas Warga Tolitoli Kini Lancar
TransSulteng –Toli-toli,– Jembatan Beton Garuda Merah Putih di Kelurahan Tuweley, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli resmi diresmikan, pad...
Tanah koperasi merah putih Marowo dipersoalkan: desa sebut hibah kecamatan, kecamatan bantah — lalu siapa terima uang tanah?
TransSulteng -Tojo una-una-Pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Marowo, Kecamatan Ulubongka, Kabupaten Tojo Una-Una, kini menjadi sorota...
Semarak HUT ke-81 RI, Danrem 133/NW Hadiri Upacara Detik-Detik Proklamasi di
TransSulteng -Gorontalo -mewarnai Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026 di Halaman Kanto...
Indeks Berita
Nasional
Banggai laut
Slider
Latest
News
Tag Terpopuler
Palu
(1808)
Parigi Moutong
(688)
Gorontalo
(528)
Morowali
(287)
Poso
(272)
Sigi
(147)
Bangkep
(86)
Toli-toli
(35)
Luwuk
(33)
Ampana
(30)
Tojo una-una
(6)
Donggala
(4)
News Feed
Indeks Artikel
Semarak HUT RI Ke-81, Kodam XXIII/Palaka Wira Hadirkan Beragam Lomba Penuh Keceriaan
أغسطس 17, 2026
الاثنين، 17 أغسطس 2026 أغسطس 17, 2026 WIB
0
Views
Last Updated
2026-08-17T10:10:10Z
Semarak HUT ke-81 RI, Danrem 133/NW Hadiri Upacara Detik-Detik Proklamasi di
أغسطس 17, 2026
أغسطس 17, 2026 WIB
0
Views
Last Updated
2026-08-17T08:45:21Z
Pesta Rakyat HUT Ke-1 Kodam XXIII/Palaka Wira, Dihadiri Ribuan Masyarakat, semakin memantapkan Komitmen “Bersama Membangun Negeri”
أغسطس 16, 2026
الأحد، 16 أغسطس 2026 أغسطس 16, 2026 WIB
0
Views
Last Updated
2026-08-16T08:55:34Z
Danrem 133/Nani Wartabone Pimpin Penghormatan untuk Pahlawan dalam Renungan Suci HUT ke-81 RI
أغسطس 15, 2026
السبت، 15 أغسطس 2026 أغسطس 15, 2026 WIB
0
Views
Last Updated
2026-08-16T03:25:41Z
Gubernur Anwar Hafid Kukuhkan 69 Paskibraka Sulteng: “Jaga Integritas, Buktikan pada 17 Agustus”
أغسطس 15, 2026
أغسطس 15, 2026 WIB
0
Views
Last Updated
2026-08-16T01:53:13Z
Artikel Pilihan
Lihat Selengkapnya
Dermaga Baulu Roboh, Ibu-Ibu Nyaris Jadi Korban: Warga Soroti Rusaknya Infrastruktur di Togean TOGEAN — Dermaga yang berada di Desa Baulu, Kecamatan Togean, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, dilaporkan roboh pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 03.30–04.00 WITA. Insiden tersebut nyaris menelan korban jiwa. Seorang perempuan asal Desa Tobil dilaporkan berada di lokasi ketika bagian dermaga/jembatan tersebut roboh. Beruntung, korban berhasil diselamatkan dan tidak mengalami luka serius. Korban disebut hanya mengalami keseleo. Informasi yang dihimpun menyebutkan, barang-barang yang berada di atas jembatan merupakan milik sejumlah ibu-ibu yang hendak kembali ke kampung masing-masing setelah mengikuti kegiatan Pramuka di Desa Baulu. Peristiwa ini sontak memunculkan sorotan keras terhadap kondisi infrastruktur di wilayah kepulauan tersebut. Warga menyebut kerusakan pada dermaga itu bukan persoalan baru, melainkan telah berlangsung cukup lama dan dinilai belum mendapat penanganan yang memadai. «“Dermaga atau jembatan itu so lama rusak, cuma dikasih biar terus. Akhirnya berakibat fatal. Syukur tidak ada makan korban,” ujar seorang warga.» Warga lainnya menilai kondisi tersebut menunjukkan perlunya perhatian lebih serius terhadap infrastruktur publik di wilayah kepulauan. «“Karena tidak ada perhatian pemerintah terhadap daerahnya, mungkin roboh begini,” ungkapnya.» Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, robohnya fasilitas publik ini menjadi peringatan serius. Dermaga di wilayah kepulauan bukan sekadar bangunan biasa, tetapi merupakan salah satu akses vital masyarakat untuk menunjang mobilitas antarkampung. Jika kerusakan tersebut memang telah berlangsung lama dan sebelumnya telah diketahui masyarakat, pertanyaan besar kini mengarah kepada pemerintah daerah: mengapa fasilitas yang menjadi akses penting warga dibiarkan dalam kondisi rusak hingga akhirnya roboh? Pemerintah setempat perlu segera memastikan tingkat keamanan dermaga maupun jembatan lain yang memiliki kondisi serupa. Pemeriksaan dan penanganan harus dilakukan sebelum kerusakan berubah menjadi ancaman terhadap keselamatan masyarakat. Peristiwa di Baulu ini semestinya menjadi alarm keras bagi pemerintah. Menunggu infrastruktur roboh sebelum bertindak bukanlah bentuk pencegahan, melainkan respons setelah risiko berubah menjadi musibah. Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari Pemerintah Kecamatan Togean maupun Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una terkait penyebab robohnya dermaga, kondisi bangunan sebelum kejadian, serta langkah penanganan yang akan dilakukan. Pewarta: Ramla Ismail
أغسطس 14, 2026
الجمعة، 14 أغسطس 2026 أغسطس 14, 2026 WIB
0
Views
Last Updated
2026-08-14T22:26:37Z
Kodim 1313/Pohuwato Tuntaskan TMMD Ke-129, Seluruh Sasaran Fisik dan Nonfisik Capai 100 Persen"
أغسطس 14, 2026
أغسطس 14, 2026 WIB
0
Views
Last Updated
2026-08-14T10:49:26Z
Prabowo Apresiasi Polri Bangun 895 Jembatan Presisi di Wilayah Terpencil
أغسطس 14, 2026
أغسطس 14, 2026 WIB
0
Views
Last Updated
2026-08-14T09:46:00Z
Jembatan Beton Garuda Merah Putih Resmi Dibuka, Mobilitas Warga Tolitoli Kini Lancar
أغسطس 11, 2026
الثلاثاء، 11 أغسطس 2026 أغسطس 11, 2026 WIB
0
Views
Last Updated
2026-08-12T04:28:15Z
Tanah koperasi merah putih Marowo dipersoalkan: desa sebut hibah kecamatan, kecamatan bantah — lalu siapa terima uang tanah?
أغسطس 11, 2026
أغسطس 11, 2026 WIB
0
Views
Last Updated
2026-08-11T10:04:50Z
KIPAN Desak Bupati Parimo Tindak Tegas ASN dan Anggota DPRD Positif Narkoba
أغسطس 10, 2026
الاثنين، 10 أغسطس 2026 أغسطس 10, 2026 WIB
0
Views
Last Updated
2026-08-10T15:32:45Z
Wagub Sulteng Ramah Tamah Bersama Forkopimda Tolitoli, Perkuat Sinergi Pembangunan
أغسطس 08, 2026
السبت، 8 أغسطس 2026 أغسطس 08, 2026 WIB
0
Views
Last Updated
2026-08-08T22:39:05Z
Artikel Lainnya
Lihat Selengkapnya
Bupati Tolitoli Lepas Sambut Kajari Ibnu Firman Ide Amin, Apresiasi Dedikasi dan Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
أغسطس 07, 2026
الجمعة، 7 أغسطس 2026 أغسطس 07, 2026 WIB
0
Views
Last Updated
2026-08-07T15:54:26Z
Pemkab Tolitoli Gelar Pelepasan Kajari, Apresiasi Sinergi Hukum dan Pemerintahan
أغسطس 07, 2026
أغسطس 07, 2026 WIB
0
Views
Last Updated
2026-08-07T15:51:02Z
Pangdam XXIII/Palaka Wira Apresiasi Prestasi Yonif TP 873/MM Raih Juara I Lomba PSM TNI AD pada Apel Dansat TNI AD TA 2026
أغسطس 07, 2026
أغسطس 07, 2026 WIB
0
Views
Last Updated
2026-08-07T13:21:51Z
Eks Kepala Bapenda Donggala Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Pajak Pertambangan
أغسطس 06, 2026
الخميس، 6 أغسطس 2026 أغسطس 06, 2026 WIB
0
Views
Last Updated
2026-08-06T14:53:33Z
Kejati Sulteng Sosialisasikan Mitigasi Risiko Hukum Addendum Kontrak di Donggala
أغسطس 06, 2026
أغسطس 06, 2026 WIB
0
Views
Last Updated
2026-08-06T13:03:01Z
Wabup Parigi Moutong Dorong Percepatan Program Tim Patriot Kementrans–UNAIR untuk Kembangkan Potensi Daerah
أغسطس 03, 2026
الاثنين، 3 أغسطس 2026 أغسطس 03, 2026 WIB
0
Views
Last Updated
2026-08-04T02:02:32Z
Dinamika PJS Tojo Una-Una Menghangat, Aspirasi Muscablub Menguat di Tengah Munculnya Penunjukan Plt Ketua
أغسطس 02, 2026
الأحد، 2 أغسطس 2026 أغسطس 02, 2026 WIB
0
Views
Last Updated
2026-08-03T00:13:14Z
Haris Wartabone Ungkap Penunjukan sebagai PLT Ketua DPC PJS Tojo Una-Una, Muscablub Segera Diusulkan
أغسطس 01, 2026
السبت، 1 أغسطس 2026 أغسطس 01, 2026 WIB
0
Views
Last Updated
2026-08-02T04:40:21Z
Pemprov Sulawesi Tengah Luncurkan Program Insentif PKB 2026, Denda Dihapus 100 Persen dan Pokok Pajak Dipotong 50 Persen
يوليو 29, 2026
الأربعاء، 29 يوليو 2026 يوليو 29, 2026 WIB
0
Views
Last Updated
2026-07-30T04:46:53Z
Dinilai Mampu Persatukan Kader, Titiek Soeharto Diminta Maju Jadi Ketua Umum PPM
يوليو 29, 2026
يوليو 29, 2026 WIB
0
Views
Last Updated
2026-07-30T04:03:52Z
Kejati Sulteng Perkuat Pemahaman Aparatur Pemkot Palu dalam Pengelolaan Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa
يوليو 29, 2026
يوليو 29, 2026 WIB
0
Views
Last Updated
2026-07-29T23:10:28Z
Merasa Difitnah, Kamarudin Resmi Laporkan Tiga Warga dan Seorang Pimpinan Media ke Polres Kampar
يوليو 29, 2026
يوليو 29, 2026 WIB
0
Views
Last Updated
2026-07-29T08:11:27Z
Rencana Imbauan Penggunaan Air Perpipaan Tuai Polemik, Warga Gorontalo Khawatir Bebani Ekonomi Rumah Tangga
يوليو 29, 2026
يوليو 29, 2026 WIB
0
Views
Last Updated
2026-07-29T07:01:33Z
More News
Tag Terpopuler
Daerah
Nasional
Tojo Una una
Berita Terpopuler
Dermaga Baulu Roboh, Ibu-Ibu Nyaris Jadi Korban: Warga Soroti Rusaknya Infrastruktur di Togean TOGEAN — Dermaga yang berada di Desa Baulu, Kecamatan Togean, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, dilaporkan roboh pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 03.30–04.00 WITA. Insiden tersebut nyaris menelan korban jiwa. Seorang perempuan asal Desa Tobil dilaporkan berada di lokasi ketika bagian dermaga/jembatan tersebut roboh. Beruntung, korban berhasil diselamatkan dan tidak mengalami luka serius. Korban disebut hanya mengalami keseleo. Informasi yang dihimpun menyebutkan, barang-barang yang berada di atas jembatan merupakan milik sejumlah ibu-ibu yang hendak kembali ke kampung masing-masing setelah mengikuti kegiatan Pramuka di Desa Baulu. Peristiwa ini sontak memunculkan sorotan keras terhadap kondisi infrastruktur di wilayah kepulauan tersebut. Warga menyebut kerusakan pada dermaga itu bukan persoalan baru, melainkan telah berlangsung cukup lama dan dinilai belum mendapat penanganan yang memadai. «“Dermaga atau jembatan itu so lama rusak, cuma dikasih biar terus. Akhirnya berakibat fatal. Syukur tidak ada makan korban,” ujar seorang warga.» Warga lainnya menilai kondisi tersebut menunjukkan perlunya perhatian lebih serius terhadap infrastruktur publik di wilayah kepulauan. «“Karena tidak ada perhatian pemerintah terhadap daerahnya, mungkin roboh begini,” ungkapnya.» Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, robohnya fasilitas publik ini menjadi peringatan serius. Dermaga di wilayah kepulauan bukan sekadar bangunan biasa, tetapi merupakan salah satu akses vital masyarakat untuk menunjang mobilitas antarkampung. Jika kerusakan tersebut memang telah berlangsung lama dan sebelumnya telah diketahui masyarakat, pertanyaan besar kini mengarah kepada pemerintah daerah: mengapa fasilitas yang menjadi akses penting warga dibiarkan dalam kondisi rusak hingga akhirnya roboh? Pemerintah setempat perlu segera memastikan tingkat keamanan dermaga maupun jembatan lain yang memiliki kondisi serupa. Pemeriksaan dan penanganan harus dilakukan sebelum kerusakan berubah menjadi ancaman terhadap keselamatan masyarakat. Peristiwa di Baulu ini semestinya menjadi alarm keras bagi pemerintah. Menunggu infrastruktur roboh sebelum bertindak bukanlah bentuk pencegahan, melainkan respons setelah risiko berubah menjadi musibah. Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari Pemerintah Kecamatan Togean maupun Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una terkait penyebab robohnya dermaga, kondisi bangunan sebelum kejadian, serta langkah penanganan yang akan dilakukan. Pewarta: Ramla Ismail
Pesta Rakyat HUT Ke-1 Kodam XXIII/Palaka Wira, Dihadiri Ribuan Masyarakat, semakin memantapkan Komitmen “Bersama Membangun Negeri”
Jembatan Beton Garuda Merah Putih Resmi Dibuka, Mobilitas Warga Tolitoli Kini Lancar
Tanah koperasi merah putih Marowo dipersoalkan: desa sebut hibah kecamatan, kecamatan bantah — lalu siapa terima uang tanah?
Semarak HUT ke-81 RI, Danrem 133/NW Hadiri Upacara Detik-Detik Proklamasi di
KIPAN Desak Bupati Parimo Tindak Tegas ASN dan Anggota DPRD Positif Narkoba
Gubernur Anwar Hafid Kukuhkan 69 Paskibraka Sulteng: “Jaga Integritas, Buktikan pada 17 Agustus”
Kodim 1313/Pohuwato Tuntaskan TMMD Ke-129, Seluruh Sasaran Fisik dan Nonfisik Capai 100 Persen"
Wagub Sulteng Ramah Tamah Bersama Forkopimda Tolitoli, Perkuat Sinergi Pembangunan
Danrem 133/Nani Wartabone Pimpin Penghormatan untuk Pahlawan dalam Renungan Suci HUT ke-81 RI
Lihat Selengkapnya
Berita Terpopuler
Dermaga Baulu Roboh, Ibu-Ibu Nyaris Jadi Korban: Warga Soroti Rusaknya Infrastruktur di Togean TOGEAN — Dermaga yang berada di Desa Baulu, Kecamatan Togean, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, dilaporkan roboh pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 03.30–04.00 WITA. Insiden tersebut nyaris menelan korban jiwa. Seorang perempuan asal Desa Tobil dilaporkan berada di lokasi ketika bagian dermaga/jembatan tersebut roboh. Beruntung, korban berhasil diselamatkan dan tidak mengalami luka serius. Korban disebut hanya mengalami keseleo. Informasi yang dihimpun menyebutkan, barang-barang yang berada di atas jembatan merupakan milik sejumlah ibu-ibu yang hendak kembali ke kampung masing-masing setelah mengikuti kegiatan Pramuka di Desa Baulu. Peristiwa ini sontak memunculkan sorotan keras terhadap kondisi infrastruktur di wilayah kepulauan tersebut. Warga menyebut kerusakan pada dermaga itu bukan persoalan baru, melainkan telah berlangsung cukup lama dan dinilai belum mendapat penanganan yang memadai. «“Dermaga atau jembatan itu so lama rusak, cuma dikasih biar terus. Akhirnya berakibat fatal. Syukur tidak ada makan korban,” ujar seorang warga.» Warga lainnya menilai kondisi tersebut menunjukkan perlunya perhatian lebih serius terhadap infrastruktur publik di wilayah kepulauan. «“Karena tidak ada perhatian pemerintah terhadap daerahnya, mungkin roboh begini,” ungkapnya.» Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, robohnya fasilitas publik ini menjadi peringatan serius. Dermaga di wilayah kepulauan bukan sekadar bangunan biasa, tetapi merupakan salah satu akses vital masyarakat untuk menunjang mobilitas antarkampung. Jika kerusakan tersebut memang telah berlangsung lama dan sebelumnya telah diketahui masyarakat, pertanyaan besar kini mengarah kepada pemerintah daerah: mengapa fasilitas yang menjadi akses penting warga dibiarkan dalam kondisi rusak hingga akhirnya roboh? Pemerintah setempat perlu segera memastikan tingkat keamanan dermaga maupun jembatan lain yang memiliki kondisi serupa. Pemeriksaan dan penanganan harus dilakukan sebelum kerusakan berubah menjadi ancaman terhadap keselamatan masyarakat. Peristiwa di Baulu ini semestinya menjadi alarm keras bagi pemerintah. Menunggu infrastruktur roboh sebelum bertindak bukanlah bentuk pencegahan, melainkan respons setelah risiko berubah menjadi musibah. Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari Pemerintah Kecamatan Togean maupun Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una terkait penyebab robohnya dermaga, kondisi bangunan sebelum kejadian, serta langkah penanganan yang akan dilakukan. Pewarta: Ramla Ismail
Pesta Rakyat HUT Ke-1 Kodam XXIII/Palaka Wira, Dihadiri Ribuan Masyarakat, semakin memantapkan Komitmen “Bersama Membangun Negeri”
Jembatan Beton Garuda Merah Putih Resmi Dibuka, Mobilitas Warga Tolitoli Kini Lancar
Tanah koperasi merah putih Marowo dipersoalkan: desa sebut hibah kecamatan, kecamatan bantah — lalu siapa terima uang tanah?
Semarak HUT ke-81 RI, Danrem 133/NW Hadiri Upacara Detik-Detik Proklamasi di
Lihat Selengkapnya
Video Terpopuler
Ke Halaman Video
Berita Terpopuler
Dermaga Baulu Roboh, Ibu-Ibu Nyaris Jadi Korban: Warga Soroti Rusaknya Infrastruktur di Togean TOGEAN — Dermaga yang berada di Desa Baulu, Kecamatan Togean, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, dilaporkan roboh pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 03.30–04.00 WITA. Insiden tersebut nyaris menelan korban jiwa. Seorang perempuan asal Desa Tobil dilaporkan berada di lokasi ketika bagian dermaga/jembatan tersebut roboh. Beruntung, korban berhasil diselamatkan dan tidak mengalami luka serius. Korban disebut hanya mengalami keseleo. Informasi yang dihimpun menyebutkan, barang-barang yang berada di atas jembatan merupakan milik sejumlah ibu-ibu yang hendak kembali ke kampung masing-masing setelah mengikuti kegiatan Pramuka di Desa Baulu. Peristiwa ini sontak memunculkan sorotan keras terhadap kondisi infrastruktur di wilayah kepulauan tersebut. Warga menyebut kerusakan pada dermaga itu bukan persoalan baru, melainkan telah berlangsung cukup lama dan dinilai belum mendapat penanganan yang memadai. «“Dermaga atau jembatan itu so lama rusak, cuma dikasih biar terus. Akhirnya berakibat fatal. Syukur tidak ada makan korban,” ujar seorang warga.» Warga lainnya menilai kondisi tersebut menunjukkan perlunya perhatian lebih serius terhadap infrastruktur publik di wilayah kepulauan. «“Karena tidak ada perhatian pemerintah terhadap daerahnya, mungkin roboh begini,” ungkapnya.» Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, robohnya fasilitas publik ini menjadi peringatan serius. Dermaga di wilayah kepulauan bukan sekadar bangunan biasa, tetapi merupakan salah satu akses vital masyarakat untuk menunjang mobilitas antarkampung. Jika kerusakan tersebut memang telah berlangsung lama dan sebelumnya telah diketahui masyarakat, pertanyaan besar kini mengarah kepada pemerintah daerah: mengapa fasilitas yang menjadi akses penting warga dibiarkan dalam kondisi rusak hingga akhirnya roboh? Pemerintah setempat perlu segera memastikan tingkat keamanan dermaga maupun jembatan lain yang memiliki kondisi serupa. Pemeriksaan dan penanganan harus dilakukan sebelum kerusakan berubah menjadi ancaman terhadap keselamatan masyarakat. Peristiwa di Baulu ini semestinya menjadi alarm keras bagi pemerintah. Menunggu infrastruktur roboh sebelum bertindak bukanlah bentuk pencegahan, melainkan respons setelah risiko berubah menjadi musibah. Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari Pemerintah Kecamatan Togean maupun Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una terkait penyebab robohnya dermaga, kondisi bangunan sebelum kejadian, serta langkah penanganan yang akan dilakukan. Pewarta: Ramla Ismail
Pesta Rakyat HUT Ke-1 Kodam XXIII/Palaka Wira, Dihadiri Ribuan Masyarakat, semakin memantapkan Komitmen “Bersama Membangun Negeri”
Jembatan Beton Garuda Merah Putih Resmi Dibuka, Mobilitas Warga Tolitoli Kini Lancar
Tanah koperasi merah putih Marowo dipersoalkan: desa sebut hibah kecamatan, kecamatan bantah — lalu siapa terima uang tanah?
Semarak HUT ke-81 RI, Danrem 133/NW Hadiri Upacara Detik-Detik Proklamasi di
Lihat Selengkapnya