×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Keajaiban Alam Tojo Una-Una: Kilatan Api Abadi Tanjung Api dan Kesegaran Alami Mata Air Uempamaja

Jumat, 17 April 2026 | April 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-17T07:57:07Z


TransSulteng-Ampana tete— Bumi Tojo Una-Una di Provinsi Sulawesi Tengah seakan tidak pernah kehabisan cara untuk memukau siapa saja yang datang berkunjung.


 Di Kecamatan Ampana Tete, alam mempersembahkan dua fenomena menakjubkan yang menjadi bukti betapa kayanya bumi sintuwu maroso ini. Mulai dari lidah api yang menari di atas bebatuan pesisir, hingga tetesan air murni yang memancar langsung dari jantung bumi.

Cahaya Abadi di Pesisir Tanjung Api

Di sebuah tanjung yang menjorok ke lautan luas, tersimpan sebuah fenomena langka yang sangat memikat. 



Dari sela-sela bebatuan karang di pinggir pantai, menyembul lidah-lidah api yang menyala secara alami. Api ini keluar langsung dari perut bumi tanpa pernah padam oleh embusan angin laut. Keunikan ini dimanfaatkan oleh para pengunjung maupun warga sekitar untuk sekadar memasak atau menjadikannya tontonan yang magis saat senja tiba.


Keajaiban tidak berhenti di situ. Jika Anda melayangkan pandangan ke arah permukaan air laut di sekitarnya, tampak gelembung-gelembung udara yang muncul ke permukaan. Air laut tersebut terlihat seperti sedang mendidih, menciptakan sebuah harmoni alam yang luar biasa antara elemen api dan air. Keunikan alam yang tiada duanya inilah yang menginspirasi penamaan gerbang udara kebanggaan daerah ini, yaitu Bandar Udara Tanjung Api.


Kesegaran Alami Uempamaja di Desa Uetoli

Bergerak sedikit ke Desa Uetoli, keajaiban alam lainnya menyambut dengan kesejukan yang kontras. Di sini, sebuah mata air bersih memancar langsung dari dalam bumi tanpa henti. Berdasarkan hasil penelitian yang pernah dilakukan, air ini memiliki tingkat kemurnian yang sangat tinggi sehingga aman untuk langsung dikonsumsi tanpa harus melalui proses pengolahan atau dimasak terlebih dahulu.


Masyarakat lokal menamai tempat indah ini sebagai Wisata Alam Uempamaja. Kata "Ue" sendiri diambil dari bahasa daerah setempat yang berarti air. Tempat ini menawarkan ketenangan luar biasa bagi siapa saja yang ingin melepas penat dari hiruk-pikuk rutinitas sehari-hari.

Pesona Swadaya yang Memikat Hati

Meski menyimpan potensi pariwisata yang sangat besar, kawasan wisata Uempamaja saat ini masih memiliki beberapa keterbatasan infrastruktur. Hal ini dikarenakan pengelolaannya masih bersifat pribadi oleh pemilik lahan tanpa adanya campur tangan penuh atau bantuan fasilitas dari Pemerintah Daerah setempat.


Namun, keterbatasan tersebut sama sekali tidak menyurutkan niat masyarakat untuk terus berdatangan. Suasana alami yang masih asri dan biaya masuk yang sangat merakyat menjadi daya tarik utama yang sulit ditolak.

"Kami sangat senang berkunjung ke tempat ini. Yang sangat menarik bagi kami para pengunjung adalah suasananya yang sangat adem dan sejuk. Selain itu, biaya uang masuknya juga sangat terjangkau bagi semua kalangan," ungkap salah seorang pengunjung dengan antusias saat diwawancarai oleh wartawan di lokasi wisata.


Uempamaja dan Tanjung Api adalah potongan surga kecil di Ampana Tete. Kombinasi antara fenomena geologi yang unik dan kesegaran alam yang murni membuat tempat ini sangat layak untuk terus dijaga kelestariannya, sekaligus menanti sentuhan pengembangan yang lebih baik di masa depan.


 Poin Kunci:

Tanjung Api: Api abadi di sela batu dan air laut bergelembung (diabadikan sebagai nama Bandara).

Uempamaja: Mata air murni yang bisa langsung diminum tanpa dimasak di Desa Uetoli.

Daya Tarik: Suasana adem, alami, dan harga tiket masuk yang sangat murah.


Pewarta:Ahmad 

Tuliabu

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini