Notification

×
Kadis-Kesehatan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

55 UMKM Tolitoli Didorong Go Legal, Wabub: NIB Buka Akses Modal dan Pasar

الأربعاء، 9 سبتمبر 2026 | سبتمبر 09, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-09T09:27:23Z


TransSulteng–Tolitoli,– Pemerintah Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk segera memiliki legalitas usaha sekaligus membuka peluang kemitraan dengan dunia usaha.


Dorongan tersebut disampaikan Wakil Bupati Tolitoli Moh. Besar Bantilan saat membuka kegiatan “Klinik Berani Investasi Langsung Berusaha” di Aula Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Tolitoli, Jalan Samratulangi, Kelurahan Tuweley, Kecamatan Baolan, Senin (8/9/26).

Sebanyak 55 pelaku UMKM se-Kabupaten Tolitoli mengikuti kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WITA tersebut. 

Dalam sambutan Bupati Tolitoli yang dibacakan Wabup Moh. Besar Bantilan, pemerintah daerah menilai legalitas usaha menjadi salah satu kunci penting bagi UMKM untuk berkembang.
Salah satunya melalui kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB).
Menurutnya, NIB memberikan kepastian legalitas sekaligus menjadi pintu masuk bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha mereka. “Saya menilai kegiatan ini sangat penting karena melalui fasilitasi pembuatan Nomor Induk Berusaha, para pelaku usaha akan memperoleh legalitas dan kepastian dalam menjalankan usahanya,” kata Moh. Besar Bantilan.

Ia menekankan, NIB tidak boleh dipandang hanya sebagai persyaratan administratif.
“NIB merupakan langkah awal untuk meningkatkan kepercayaan, memperluas akses pembiayaan, membuka peluang kemitraan, serta memperluas pasar bagi produk-produk usaha masyarakat,” ujarnya.

Pemkab Tolitoli, kata Wabup, berkomitmen menciptakan iklim usaha dan investasi yang mudah, cepat, transparan, dan akuntabel. Penguatan UMKM tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Diperlukan kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, perbankan, investor, serta masyarakat. “Sejalan dengan semangat ‘Berani Berinvestasi, Berani Bermitra’, mari kita bangun kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, pelaku UMKM, perbankan, dan seluruh elemen masyarakat,” ajaknya.

Sementara itu, dukungan terhadap pengembangan UMKM juga disampaikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Dalam sambutan Kepala DPMPTSP Provinsi Sulawesi Tengah yang dibacakan Kepala DPMPTSP Kabupaten Tolitoli, Pemprov Sulteng menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
Pemerintah provinsi terus mendorong UMKM agar mampu tumbuh menjadi usaha yang mandiri, maju, dan sejahtera.
Salah satu strategi yang didorong adalah penguatan kemitraan antara investor, usaha besar dan menengah dengan pelaku UMKM.
Upaya tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal. “Harapan kami, kegiatan ini dapat menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang dialog antara seluruh komponen, mulai dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pelaku usaha, investor, UMKM, hingga masyarakat,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Turut dihadiri sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, serta pimpinan perusahaan yang menjadi mitra UMKM. Di antaranya Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya Provinsi Sulawesi Tengah Afhdhalia, S.E., M.M., Kepala DPMPTSP Kabupaten Tolitoli Sri Lesmaningsih, S.E., M.Si., Kepala Dinas Perindustrian Ir. Zakaria Mahmud, dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Muhammad Surya Maesar, S.E., M.Si.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan MoU, foto bersama dan berakhir sekitar pukul 10.55 WITA serta, berlangsung dalam kondisi tertib serta aman. (adr)
×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini