Notification

×
Kadis-Kesehatan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kodam XXIII/Palaka Wira Gelar Upacara Haornas ke-43, Bangun Generasi Sehat dan Bugar

الأربعاء، 9 سبتمبر 2026 | سبتمبر 09, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-09T12:04:51Z


TransSulteng–Palu – Kodam XXIII/Palaka Wira menggelar Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 Tahun 2026 di Lapangan Makodam XXIII/Palaka Wira, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (9/9/2026).


Upacara tersebut dipimpin oleh Kasdam XXIII/Palaka Wira Brigjen TNI Agus Sasmita, S.I.P., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat serta diikuti oleh para pejabat utama, Perwira, Bintara, Tamtama, serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kodam XXIII/Palaka Wira.


Sebelum pembacaan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, peserta upacara terlebih dahulu disampaikan sejarah singkat Hari Olahraga Nasional. Peringatan Haornas tidak terlepas dari momentum penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) pertama di Surakarta pada 9 September 1948. Momentum tersebut kemudian ditetapkan sebagai Hari Olahraga Nasional sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan dan semangat olahraga dalam membangun karakter serta persatuan bangsa.


Dalam amanat Menteri Pemuda dan Olahraga RI yang dibacakan Kasdam XXIII/Palaka Wira Brigjen TNI Agus Sasmita, S.I.P., disampaikan bahwa olahraga merupakan investasi penting bagi bangsa, bukan sekadar biaya.


“Olahraga adalah investasi bangsa, bukan biaya. Investasi melalui olahraga berarti kita sedang membangun manusia Indonesia secara utuh: membentuk karakter yang disiplin, tangguh, sportif, dan memiliki daya juang, sekaligus berinvestasi pada kesehatan masyarakat agar semakin bugar, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” demikian amanat yang dibacakan.


Dalam amanat tersebut juga ditegaskan tema Haornas Tahun 2026, yaitu “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar!” Tema tersebut diharapkan dapat menjadi gerakan nasional sekaligus bagian dari agenda pembangunan untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan sumber daya manusia Indonesia.


Pemerintah didorong untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari pembangunan kesehatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Masyarakat tidak hanya diarahkan untuk mendapatkan pengobatan ketika sakit, tetapi juga dibangun agar memiliki kebiasaan hidup aktif sehingga tetap sehat dan bugar.


Selain itu, pemerintah daerah diharapkan menjadi motor utama dalam menggerakkan masyarakat untuk aktif dan bugar melalui penyediaan ruang publik, fasilitas olahraga, jalur pejalan kaki, jalur bersepeda, serta program olahraga yang mudah, murah, aman, dan inklusif.


Olahraga juga diharapkan hadir dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, tempat kerja, desa dan kelurahan, ruang publik, maupun lingkungan keluarga. Berbagai kegiatan seperti Car Free Day dapat dimanfaatkan sebagai sarana membangun budaya masyarakat aktif, bukan sekadar kegiatan seremonial.


Keberhasilan pembangunan olahraga juga tidak semata-mata diukur dari banyaknya kegiatan atau event olahraga yang diselenggarakan, tetapi dari perubahan perilaku masyarakat. Indikator seperti jumlah masyarakat yang aktif berolahraga, masyarakat yang rutin melakukan aktivitas fisik, serta peningkatan tingkat kebugaran harus menjadi bagian penting dalam menentukan kebijakan.


“Kelima, kita bangun olahraga yang inklusif dan berkeadilan. Anak-anak, pemuda, perempuan dan laki-laki, lansia, masyarakat perdesaan dan perkotaan, serta penyandang disabilitas harus memiliki kesempatan yang sama untuk bergerak dan berolahraga,” lanjut amanat tersebut.


Lebih lanjut disampaikan bahwa pembangunan olahraga harus mampu mengubah budaya bangsa, dari pasif menjadi aktif, dari aktif menjadi bugar, dari bugar menjadi produktif, dan dari produktif menjadi Indonesia yang semakin kuat.


Prestasi olahraga juga harus terus didorong. Namun, atlet berprestasi tidak lahir begitu saja, melainkan tumbuh dari masyarakat yang memiliki budaya gemar berolahraga. Karena itu, budaya olahraga, prestasi olahraga, dan industri olahraga perlu dibangun sebagai satu ekosistem.


Pada kesempatan tersebut, seluruh pemerintah daerah, dunia pendidikan, dunia usaha, organisasi olahraga, komunitas, keluarga, dan masyarakat diajak untuk bergerak bersama membangun Indonesia yang sehat dan bugar.

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini