Notification

×
Kadis-Kesehatan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kebakaran Lahan 3 Hektare di Kayu Jati Berhasil Dikendalikan, TNI Polri dan Warga Bersinergi Padamkan Api

الأربعاء، 14 أكتوبر 2026 | أكتوبر 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-14T15:19:25Z


TransSulteng-Ongka Malino– Kebakaran lahan perkebunan milik warga terjadi di Desa Kayu Jati, Kecamatan Ongka Malino, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. 

Kobaran api menghanguskan area pertanian seluas kurang lebih tiga hektare sebelum akhirnya berhasil dipadamkan melalui kerja sama TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat setempat.

Dalam Peristiwa tersebut bermula ketika seorang warga bernama Rahmat (38) melihat kepulan asap disertai kobaran api saat melintas di kawasan perkebunan warga. 

Api diketahui pertama kali terlihat di sekitar kebun milik Fendi, kemudian merambat ke lahan milik Darjat akibat tiupan angin yang cukup kencang.

Menurut Rahmat, kondisi angin yang kuat menyebabkan api dengan cepat menjalar dan memperluas area kebakaran. 


Situasi tersebut mendorong warga bersama aparat setempat segera mengambil langkah untuk mencegah api merambat ke perkebunan lainnya.


Sekitar pukul 14.05 WITA, warga bersama pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa Koramil 2 Moutong tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman menggunakan peralatan yang tersedia, termasuk tangki semprot. Mereka juga membersihkan daun-daun kering di sekitar lokasi sebagai upaya menghambat penyebaran api.

Penanganan kebakaran kemudian mendapat dukungan tambahan dengan kedatangan personel Yon TP 918/MM bersama dua unit mobil pemadam kebakaran berkapasitas masing-masing 5.000 liter pada pukul 15.00 WITA.

Sebanyak 30 personel yang dipimpin Letda Zalful segera bergabung dengan warga untuk mempercepat proses pemadaman. Seluruh unsur yang terlibat bekerja bersama mengendalikan kobaran api agar tidak semakin meluas ke area perkebunan di sekitarnya.

Berkat upaya bersama tersebut, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.00 WITA. Proses penanganan dilanjutkan dengan pendinginan di area yang terbakar guna memastikan tidak ada bara api tersisa yang dapat memicu kebakaran susulan.

Peristiwa ini menunjukkan pentingnya respons cepat dan koordinasi antarpihak dalam menghadapi kebakaran lahan, terutama ketika kondisi cuaca dan angin berpotensi mempercepat penyebaran api.

Untuk itu Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan perkebunan yang dipenuhi dedaunan kering. 

Himbauan Warga juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Nofri Pinontoan)

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini