Parigi, Trans Sulteng- Dinas Lingkungan Hingkup (DLH) Kabupaten Parimo, Provinsi Sulawesi Tengah, melakukan penanaman pohon Eboni yang merupakan salah satu flora endemik pulau Sulawesi di sepanjang kawasan perkantoran, jalur dua, Kota Parigi, (27/11/2020). 

"Penanaman eboni ini, merupakan salah satu target penggantian pohon trembesi yang selama ini dikeluhkan warga karena dianggap merusak aspal dan sebagainya," ujar Kabid Penaatan dan Penataan Lingkungan Hidup (PPLH), DLH Kabupaten Parimo, Muh Idrus Spi Map. 

Sehingga, secara perlahan-lahan DLH Kabupaten Parimo akan menggantinya dengan eboni. "Begitu eboni nya sudah mulai membesar, pohon trembesi akan dipangkas sedikit demi sedikit. Ini dikhususkan untuk wilayah perkantoran,"jelas Idrus.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Kepala DLH, Kabupaten Parimo, Ir H Moh Irfan. "Karena tanaman eboni ini adalah ciri khas Sulawesi Tengah (Sulteng),"ungkap, Irfan.

Sekadar diketahui, penanaman eboni merupakan program DLH Parimo, meskipun dilaksanakan di akhir tahun. Sementara itu, terkait dengan program selanjutnya, khusus untuk tanaman penghijauan, DLH berencana melakukan pergantian tanaman trembesi. 

Khsusunya, di ruas jalan dalam kota yang selama ini banyak dikeluhkan warga, merusak. Apalagi pada saat hujan dan angin kencang. Kemungkinan trembesi akan diganti dengan tanaman-tanaman hias. Pergantian akan dilakukan dibeberapa kelurahan. tem

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama